Page 169 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 169
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Setelah memasukkan
kambing ke kandangn-
ya, Daden mulai mandi
dan langsung menuju
surau. Pembelajaran ten-
tang agama telah digem-
bleng sedini mungkin.
Seperti anak desa keban-
yakan, setelah anak bisa
berjalan, dia akan ikut
sholat maghrib di surau
atau mushola bersama
orangtua dan anak-anak
yang lain. Nilai keag-
amaan sudah ditanam-
kan sejak kecil.
Roadshow sekolah2 di Sukabumi dalam rangka bina damai
untuk pelajar Indonesia
Untuk anak-anak kecil biasanya dimulai dari menghafal ba-
caan-bacaan dalam sholat, termasuk posisi sholat yang benar.
Mereka tidak langsung mengaji Al-Qur’an.
Selama menyelesaikan SD, Daden jarang sekali mendapat uang
saku karena kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan. Paling
sering, Daden membawa bekal nasi yang dicampur dengan min-
yak jelantah (biasanyanya minyak goreng bekas menggoreng
ikan pedak), tanpa lauk lainnya. Kalaupun mendapat uang saku,
hanya 25 rupiah. Itu pun dibagi dua dengan kakak perempuan-
nya yang juga duduk di bangku SD. Untuk sampai ke sekolah,
ia dan kakak perempuanya harus menempuh jarak 4 kilometer
dari rumah. Menelusuri jalanan desa, atau terkadang mengambil
jalan pintas melewati pematang sawah.
| 155

