Page 379 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 379
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Mengetahui karakter putrinya yang tomboi dan suka permainan
laki-laki, sang ayah selalu menyikapinya dengan arif. Walaupun
demikian, satu hal yang ayahnya tidak bisa berkompromi, yaitu
masalah busana. Mode pakaian serta aksesoris yang dikenakan
putrinya harus sesuai dengan aturan agama, yaitu harus islami.
Ada kejadian unik saat Ruqayyah duduk di kelas empat SD. Saat
itu adalah hari Rabu, hari yang istimewa karena selalu ia kenang.
Selain karena cuacanya sangat cerah, ada mata pelajaran yang
sangat ia gemari: pendidikan jasmani, olahraga dan kesenian
(Penjasorkes). Setelah berkemas dengan sedikit terburu-buru, ia
berangkat sekolah. Beberapa detik sebelum langkahnya mele-
wati garis pintu rumah, sang ayah tiba-tiba bertanya, “Ruqa-
yyah! Mau ke mana?”
“Mau berangkat ke sekolah, Bah”, jawab Ruqayyah sam-
bil melempar seulas senyum. “Loh, sekolah kok pakai celana
pendek?” tanya sang ayah lagi.
“Ini memang seragam sekolah, Bah. Semua murid diwajibkan
mengenakan seragam ini”, jelasnya.
“Tidak boleh. Kamu harus memakai rok!” ayahnya tegas mela-
rang.
Ruqayyah menimpali, “Tapi, Bah, ini adalah kewajiban seko-
lah”.
“Tidak ada tapi-tapian. Cepat kenakan rok. Seragam adalah ke-
wajiban sekolahmu, sementara menutup aurat adalah kewajiban
Tuhanmu. Jika sekolahmu masih memaksa, lebih baik kamu
berhenti sekolah!” ucap sang ayah dengan nada tinggi.
| 365

