Page 416 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 416

KH. Romzy Abdul Mannan |  Dari Tangannya Lahir 70 Karya Tulis



























            KH. Romzi bersama KH. Zuhri Zaini dan K Fahmi AHZ.

            Segala upaya Ra Romzi akhirnya dapat meluluhkan hati Nyai
            Qinaah dan dan saudara-saudaranya. Akhirnya, restu pun diberi-
            kan dan Ra Romzy mulai bersekolah di SMPN yang tentu memi-
            liki budaya berbeda dengan pesantren.

            Di sekolah negeri, siswa-siswi elajar dalam satu ruangan tanpa
            tabir pemisah. Pakaianya juga tak sepenuhnya menutup aurat.
            Berbeda dengan pendidikan pesantren yang memisahkan antara
            santri putri dan putra.

            Meski belajar  di sekolah umum,  namun nilai-nilai  kepesant-
            renan tetap melekat-erat pada dirinya. Bahkan, dia memanfaat-
            kan waktu di sekolah dengan membaca buku-buku, koran dan
            majalah. Kemudahan mendapat akses informasi itu, mengenal-
            kannya dengan sosok kiai besar yang disegani oleh seluruh war-
            ga Nahdliyyin, yakni Kiai Ali Maksum dari Pondok Pesantren
            Al-Munawwir, Krapyak,  Yogyakarta.  Kiai  Ali Maksum pula


            | 402
   411   412   413   414   415   416   417   418   419   420   421