Page 423 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 423

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            rasi setelah salah satu keluarga pesantren tidak teliti merawat
            jenazah,  dalam  arti  memaksakan  kain  kafan  yang  dibalutkan
            kepada tubuh jenazah yang gemuk. “Kafan itu, kan tiga lapis,
            nyambung semua, kalau  orang yang gemuk tidak  nyambung
            akhirnya,” paparnya.

            Begitu juga dengan judul buku Miftahur Rofidl fi Ilmi al Faroidl
            (membahas cara menghitung waris secara Islam) muncul atas
            pengamatan Kiai Romzi terhadap perebutan hak waris di kalan-
            gan masyarakat, bahkan sering terjadi di antara sesama keluarga
            pesantren.

            Kemudian menulis  buku Najis dan Problematikanya.  Karya
            ini bermula ketika hendak mengajar mengaji Alquran di suatu
            musala tertentu. Oleh ustad tertentu lalu membatalkan karena
            banyak kotoran kelelawar. “Di situ saya berpikir, berarti orang
            itu mempersulit  diri karena ketidaktahuannya.  Mestinyakan
            menjadi najis yang dima’fu (dimaafkan),” terang Ra Romzi.
            Lalu buku Tuntunan Ibadah Haji dan Umrah. Ini dikarang kare-
            na banyak jemaah haji yang keliru memahami buku panduan
            terbitan Departemen Agama yang terdiri dari enam jilid, maka
            muncul ide untuk menulis buku panduan praktis dan mudah
            dipahami oleh para jemaah haji dan umrah.


            Ada juga buku Qiro’ati Al-Qutub Wa Al-Syu’ur (membahas cara
            membaca  kitab  secara  cepat  sekaligus cara  mengartikannya),
            Al-Luma’ah Al-Syafi’ah fi Aqidati Ahli Al-Sunnah Wa Al-Ja-
            ma’ah (membahas tentang ilmu tauhid menurut konsep Ahlus
            Sunnah Wal Jama’ah). Al-Munawwaru Al-Waf Ala Mandhumati
            Mukhtashar Al-Shafi (membahas cara membuat syair-syair Arab
            lengkap dengan syarahnya) dan masih banyak lagi yang lain.

            Dari sekian karangannya, menurut Ra Romzi yang paling menge-



                                                                      | 409
   418   419   420   421   422   423   424   425   426   427   428