Page 476 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 476

Yusuf Murtiono |   Pejuang Kedaulatan Desa


            Lebih  lanjut,  dia  menjelaskan,  pada  kegiatan  pembekalan  ke
            desa-desa, prioritas para fasilitator adalah mengubah paradig-
            ma masyarakat tentang anggaran. Selain mendampingi proses
            penyusunan RPJMDes, mereka juga menanamkan nilai bahwa
            masyarakat mempunyai hak atas APBD, akses informasi, dan
            lain-lain. Mereka juga mengajak masyarakat desa ke DPRD, dan
            mendatangi forum-forum perencanaan.


            “Ini berdampak luar biasa. Sikap kritis masyarakat muncul. Kes-
            adaran baru masyarakat segera tampak di desa-desa. Masyarakat
            desa  mulai  berani  mempertanyakan  kebijakan  pemda  tentang
            desa,” tambahnya.


            Setelah ADD berjalan tiga tahun, baru mereka mulai berkon-
            sentrasi terhadap  kualitas  RPJMDes. Para fasilitator  awalnya
            menanamkan pandangan kepada masyarakat, bahwa RPJMDes
            tidak boleh diubah oleh siapapun, termasuk oleh birokrasi. Tapi
            kini, mereka mulai membuka pemikiran masyarakat bahwa RP-
            JMDes dapat diubah kalau ada perkembangan atau kebutuhan,
            sepanjang hal itu dilakukan dengan melalui mekanisme musy-
            awarah desa.

            Mampu membuat RPJMDes tidak berarti perjuangan pelaksa-
            naan ADD selesai. Mereka memperjuangkan uji coba pelaksa-
            naan ADD pada tahun 2006. Saat itu, mereka harus bertarung
            berebut  anggaran.  Melalui  program  Dana  Kemandirian  dan
            Pemberdayaan  Masyarakat  (DKPM), akhirnya  uji  coba ADD
            dilaksanakan. Meski berupa dana bantuan, pengalokasian dana
            DKPM ke desa-desa sudah menggunakan format ADD. Dana
            dibagi secara proporsional dengan pembagian 60% dan 40% se-
            suai dengan kondisi desa, dengan mempertimbangkan jumlah
            penduduk, jumlah penduduk miskin, dan lain-lain.





            | 462
   471   472   473   474   475   476   477   478   479   480   481