Page 473 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 473

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren

            Perjuangan Panjang ADD


            Perjuangan  menuntut  disusunnya Perda ADD ternyata  sangat
            panjang. Mendapat tantangan keras dari pihak pemerintah daer-
            ah dan DPRD, usulan pembuatan perda ADD kembali disuara-
            kan oleh Forum Perangkat Desa (PERKASA) se-Kebumen yang
            berkolaborasi dengan LSM Lembah Lukulo.  PERKASA adalah
            forum yang sengaja dibentuk oleh Amirudin, dan kawan-kawan,
            untuk meningkatkan posisi tawar mereka terhadap Bupati. Se-
            mentara Lembah Lukulo adalah sebuah LSM yang aktif mem-
            fasilitasi diskusi mengenai perjuangan desa.
            Usulan draft pertama-tama dibawa ke DPRD, dengan harapan
            DPRD dapat menggunakan hak inisiatif untuk menyusun Perda.
            DPRD bersedia menerima, tapi menyarankan agar draft lebih
            dulu diusulkan ke Pemkab, untuk menghormati Bupati.

            Meski terjadi dialog yang sangat intensif dengan DPRD, tidak
            juga terlihat ada tindak lanjut yang konkret dalam bentuk ren-
            cana penyusunan Raperda. Hal ini berlangsung selama bebeber-
            apa bulan. Akibatnya, geliat gerakan perjuangan ADD seolah
            berhenti.


            Usulan pembuatan perda muncul kembali ke permukaan ketika
            program P2TPD (Program Pembaharuan dan Tata Pemerintahan
            Daerah) digulirkan di Kebumen. Sebagai program pusat (Pro-
            gram Bappenas dengan pembiayaan dari World Bank), Bupati
            dan DPRD  secara psikologis cenderung akan segan menolak
            usulan  Raperda  ADD jika usulan  tersebut  dapat  diakomodir
            sebagai program P2TPD. Karena itu, mereka  mengupayakan
            agar perjuangan  pembuatan  Perda ADD dimasukkan  menjadi
            program P2TPD. Setelah usulan penyusunan ADD dimasukkan
            kedalam program P2TPD, penolakan Pemkab dan DPRD relatif
            berkurang.



                                                                      | 459
   468   469   470   471   472   473   474   475   476   477   478