Page 402 - LHPS Kantor Wilayah DJPb DKI Jakarta
P. 402
Komponen Jumlah dan
No. Indikator Kondisi Lapangan Nilai
Penilaian Satuan
Bobot Nilai A.2 = 2% x Nilai A.2 2
3. Budaya (3.1) Sosialisasi/pelatihan Sosialisasi a. Sosialisasi telah 40
Pelayanan Prima berupa kode etik, dilakukan
estetika, capacity b. Sosialisasi belum 0
building dalam dilakukan
upaya penerapan
budaya pelayanan
prima
(3.2) 3S, berpakaian rapi Penampilan a. 3S dan berpakaian 30
sesuai ketentuan pegawai sesuai ketentuan
b. 3S namun pakaian 20
tidak sesuai
ketentuan
c. Tidak melakukan 3S 0
dan pakaian tidak
sesuai ketentuan
(3.3) Sistem reward and Sistem reward and a. Ada, dan sudah 30
punishment bagi punishment diimplementasikan
pelaksana layanan b. Ada, namun belum 20
(misal: best diimplementasikan
employee) serta c. Belum ada 0
pemberian
kompensasi kepada
penerima layanan
bila layanan tidak
sesuai standar
Nilai A.3 100
Bobot Nilai A.3 = 2% x Nilai A.3 2
4. Petugas (4.1) Penetapan dan Kode etik a. Ada, dan diterapkan 10
Pelayanan penerapan pedoman b. Ada, dan tidak
kode etik pegawai diterapkan 5
c. Tidak ada
0
(4.2) Internalisasi kode Pelaksanaan a. Ada 10
etik pegawai melalui Internalisasi b. Tidak ada 0
berbagai sarana
(4.3) Tingkat kedisiplinan Kedisiplinan a. Disiplin 20
pegawai dalam b. Kurang disiplin 10
memberikan c. Tidak disiplin 0
pelayanan kepada
pengguna layanan
(4.4) Tingkat Keterampilan a. Terampil 20
keterampilan b. Kurang terampil 10
pegawai dalam c. Tidak terampil 0
memberikan
pelayanan kepada
penguna layanan
(4.5) Sikap dan perilaku Sikap dan perilaku a. Baik 20
pegawai dalam b. Cukup 10
memberikan c. Kurang 0
pelayanan kepada
pengguna layanan
(4.6) Tingkat kepekaan/ Responsivitas a. Responsif 10
respon pegawai b. Kurang responsif 5
dalam memberikan c. Tidak responsif 0
pelayanan kepada
pengguna layanan
(4.7) Pembagian kerja Pembagian Kerja a. Ada 10
pegawai yang b. Tidak ada 0
standby saat jam
istirahat
Nilai A.4 100
Bobot Nilai A.4 = 5% x Nilai A.4 5
5. Sarana dan (5.1) Sarana dan Sarana dan a. Dipergunakan 30
Prasarana prasarana yang prasarana secara optimal
Pelayanan optimal dalam

