Page 50 - E-Modul Sistem Reproduksi
P. 50

b.   Pil Kontrasepsi
                    Pil kontrasepsi mengandung hormon buatan
                 yaitu  progesteron  dan  estrogen.  Macam  pil                 Tahukah kamu?

                 kontrasepsi  yang  lazim  digunakan  adalah  pil
                 kombinasi, sequential, dan mini pil. Cara kerja
                                                                           Penggunaan kontrasepsi pil
                 pil  kontrasepsi  adalah  menghambat  timbulnya            dan suntikan disarankan
                 ovulasi     dengan      pengaruhnya      terhadap         pemakaiannnya tidak lebih
                 hipotalamus,  hipofisis,  dan  ovarium.  Lama                  dari tiga tahun.
                 penggunaan  pil  kontrasepsi  tidak  terbatas,
                 selama  tidak  ada  perubahan  yang  merugikan
                 dari akseptor.

             c.    Kontrasepssi suntikan

                     Penggunaan  kontrasepsi  suntikan  mempunyai  beberapa  keuntungan  yaitu  cukup
                 manjur dalam mencegah kehamilan, lebih praktis, hanya sekali suntik untuk 3 bulan,
                 pemberiannya mudah, diterima oleh banyak orang, tidak mengganggu laktasi sehingga
                 dapat diberikan kepada ibu yang sedang menyusui bayinya.
             d.   Cara sederhana

                    Pada umumnya dari semuanya metode kontrasepsi cara sederhana dan tradisional
                 adalah  cara  paling  tidak  manjur  dan  tidak  berhasil  sehingga  alangkah  ebih  baiknya
                 menggunakan  cara  modern.  Berikut  kontrasepsi  cara  sederhana  dilakukan,  yaitu  (1)

                 senggama  terputus  (coitus  interupptus),  cara  dilakukan  dengan  menarik  penis  dari
                 vagina  sebelum  terjadi  ejakulasi.  (2)  pantang  bersenggama,  hal  ini  dilakukan
                 persetubuhan sejauh tidak menginginkan anak, hal ini sebaiknya dilakukan juga untuk
                 seseorang yang belum menikah, dan (3) memperpanjang masa menyusui.



               4    Penyakit Menular Seksual (PMS)



                   Penyakit menular seksual (PMS) adalah penyakit menular menyebar melalui kontak
             seksual.  Berdasarkan  jenis  agen,  diketahui  bahwa  bakteri,virus,  protisra,  dan  jamur
             dapat  menyebabkan  PMS.  PMS  yang  disebabkan  oleh  bakteri  umumnya  dapat
             disembuhkan    tetapi  pengobatan  harus  diberikan  lebih  awal  sebelum  terjadi  kerusakan
             permanen. Contohnya yaitu Klamidia. Penyakit ini sering kali tidak menghasilkan gejala

             yang  terlihat.  Gejala  utama  dari  klamidia  adalah  sensasi  terbakar  dan  keluarnya  cairan
             genita selama buang air kecil, tetapi setengah dari pria yang terinfeksi dan tiga perempat
             dari wanita yang terinfeksi tidak merasakan gejala apapun.








                                                          44
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55