Page 170 - sektorpublik
P. 170
bekerja untuk menyelaraskan tindakan, sikap, dan perilaku sesuai nilai-
nilai inti. Jadi, setiap tindakan dan perilaku pegawai harus mencerminkan
nilai-nilai inti. Untuk itu, pemimpin wajib menggunakan disiplin agar dapat
menegakkan nilai-nilai inti menjadi perilaku dan karakter kerja yang
konsisten di lapangan.
Melayani masyarakat dengan budaya pelayanan yang unggul
memerlukan peningkatan kualitas pribadi pegawai secara terus-menerus.
Kualitas individu pegawai harus ditingkatkan dari sisi soft skills secara
terus-menerus dan berkelanjutan di sepanjang waktu. Membangun
manusia yang ikhlas dan sepenuh hati untuk memberikan pelayanan
tidaklah mudah dan sederhana. Dalam kehidupan, ada orang baik dan
orang tidak baik, keduanya selalu abadi hidup berdampingan di sepanjang
jaman. Seperti gelap dan terang yang selalu abadi hidup berdampingan.
Demikian juga, yang baik dan yang tidak baik selalu abadi hidup
berdampingan di tempat kerja. Oleh karena itu, dalam membangun
budaya pelayanan yang kuat, pemimpin harus selalu sadar bahwa
kekuatan tidak baik pun selalu akan hadir untuk menghalangi tumbuhnya
budaya kuat. Kesadaran untuk memeriksa dan mengevaluasi keadaan
sehari-hari budaya organisasi menjadi penting agar resiko dari kekuatan
yang tidak mendukung dapat diminimalkan.
C. Orientasi Hasil Dan Manfaat Pelayanan (Orientation Of Results
And Benefits Of Service)
Pemerintahan harus lebih berorientasi pada hasil (result oriented
government), tidak sekadar proses. Karena itu, setiap instansi pemerintah
harus mampu mempertanggungjawabkan hasil program dan kegiatannya
kepada masyarakat. Demikian ditegaskan Menteri Pendayagunaan
167

