Page 166 - sektorpublik
P. 166
Karena pemerintah adalah kekuasaan yang memonopoli pelayanan
melalui instansi-instansi pemerintahan, maka perasaan berkuasa ini juga
yang selalu terlihat saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat tidak mungkin beradu kuat dengan kekuasaan, masyarakat
biasanya hanya ingin urusannya cepat selesai dengan kepastian hukum
yang jelas. Jadi, pelayanan publik yang diberikan oleh negara sangat
berbeda dengan pelayanan yang diberikan oleh sebuah perusahaan di
dalam bisnis. Di dalam dunia bisnis, ada kompetisi dan persaingan yang
ketat, sehingga siapa pun yang mampu memberikan pelayanan yang
memudahkan dan menguntungkan pelanggan, akan menjadi pemenang
dalam bisnis. Sedangkan, pelayanan yang diberikan pemerintah,
masyarakatlah yang membutuhkan pelayanan tersebut, masyarakat tidak
bisa ke tempat lain, hanya bisa ke pemerintah dan negara untuk
mendapatkan pelayanan tersebut. Oleh karena itu, biasanya, perilaku
lebih berkuasa dari pelayan publik pemerintah, menjadikan masyarakat
tidak mendapatkan pelayanan seperti slogan dan janji yang diberikan
pemerintah.
Bila pemerintah dan negara ingin memberikan pelayanan publik
seperti layaknya di dalam bisnis yang sangat kompetitif, maka pemerintah
harus membangun budaya organisasi yang kuat dan berorientasi kepada
pelayanan publik terbaik. Tidak mungkin bisa memberikan pelayanan
publik yang baik hanya dengan perubahan pada sistem, prosedur,
teknologi, penampilan kantor, dan tata kelola. Ingat, pelayanan lebih
banyak melibatkan urusan antara manusia dengan manusia. Dalam hal ini,
sikap dan perilaku seorang pelayan publik menjadi sangat menentukan
untuk memberikan pelayanan berkualitas.
163

