Page 162 - sektorpublik
P. 162
BAB 12
MEMBANGUN SISTEM PELAYANAN PUBLIK (BUILDING PUBLIC
SERVICE SYSTEMS)
A. Kontrak pelayanan (Service contract)
Perhelatan pesta Demokrasi di Bumi Lamaholot Flores Timur telah
mencapai puncaknya ketika Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil
Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil
Bupati Tingkat Kabupaten Flores Timur disahkan. Terlepas riak-riak
sesudah penetapan ini, pesta Demokrasi harus disyukuri karena ia
merupakan wadah bagi warga Lamaholot mempercayakan harapan
mereka terhadap pemimpin mereka , Bupati dan wakil Bupati tepilih.
Harapan yang dipercayakan adalah angugerah yang harus
disyukuri juga serentak menuntut rasa tanggung jawab yang total dari
pemimpin terpilih. Anugerah yang diperoleh ini harus mampu dikelola
dalam sebuah tata kelola pemerintahan yang berbasis “ Kontrak
Pelayanan Publik “.Ketika masa-masa kampanye setiap calon
menawarkan program-program. Saat sekarang bukan lagi menawarkan
program tetapi bagaimana membangun sebuah sistim Kontrak Pelayanan
Publik.
Kontrak pelayanan pertama kali diperkenalkan oleh PSKK (Pusat
Studi Kependudukan dan Kebijakan) UGM. Menurut Agus Dwiyanto dalam
bukunya Managemen Pelayanan Publik: Peduli, Inklusif, dan
Kolaboratif (edisi kedua 2011 hal 96), “Kontrak Pelayanan Publik
dikembangkan berdasarkan atas nilai-nilai tertentu, yaitu pengakuan
terhadap pengguna layanan sebagai warga yang memiliki hak-hak politik;
pentingnya partisipasi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan sebagai
159

