Page 168 - sektorpublik
P. 168
jalan di lapangan. Sebab, orang-orang di garda depan pelayanan belum
memiliki budaya yang kuat untuk memberikan pelayanan seperti impian
pemimpin. Orang-orang di garda depan pelayanan belum terlatih
sikapnya, kebiasaan, perilaku, reaksi, emosi, kata-kata, dan penampilan
yang sesuai dengan janji dan komitmen instansi untuk melayani
masyarakat dengan profesional.
Masyarakat semakin sadar untuk mendapatkan hak pelayanan
publik yang baik agar mereka bisa memenuhi semua kewajiban kepada
negara dan pemerintah dengan jujur. Untuk bisa melayani hak masyarakat
dengan sikap baik, maka setiap individu pelayan publik wajib terlatih agar
bisa berinteraksi secara profesional dalam pelayanan yang diberikan.
Setiap individu pelayan publik wajib bertindak dan bersikap positif untuk
membantu kebutuhan dan harapan masyarakat dengan sepenuh hati.
Setiap individu pelayan publik harus terlatih dan terbiasa menghadapi
berbagai perubahan dalam realitas pelayanan. Dan semua ini, hanya bisa
terwujud saat instansi memiliki budaya organisasi yang kuat untuk
membantu setiap individu pelayan publik dalam menanggapi, melayani,
dan menunjukkan sikap positif di dalam setiap interaksi dengan publik.
Membangun budaya organisasi yang kuat berarti dimulai dari visi
dan misi yang tergambar secara jelas. Nilai-nilai atau kata-kata untuk
menciptakan sikap, perilaku, kebiasaan, pola pikir, emosi, kepribadian,
karakter, dan etos kerja. Prinsip-prinsip kerja yang jelas dan cara
mengambil keputusan yang jelas. Slogan dan janji-janji yang dikuasai dan
terbiasa untuk dilayani dengan integritas. Kepemimpinan yang sangat
disiplin dan rendah hati untuk membantu dan mempermudah semua
urusan pelayanan ke masayarakat.
165

