Page 375 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 375
Lingkungan tempat bangunan tersebut The environment of the locations where the structures
didirikan sangat mempengaruhi struktur percandian ZHUH EXLOW SOD\HG D PDMRU LQÀXHQFH RQ WKH VWUXFWXUH RI
tersebut. Percandian tersebut dapat kita bagi menjadi the temple. Temples can be grouped into two categories,
dua kelompok. Kelompok pertama, adalah percandian ZKHUH WKH ¿UVW FRQVLVWLQJ RI WKH ¿[HG FRPSRQHQWV RI D
yang memiliki komponen tetap sebagai berikut: (1) courtyard with three stepped terraces, each with its own
Halaman yang berundak teras tiga, masing-masing stairway, and demarcated with supporting embankments;
ada tangganya, dan dibatasi oleh tanggul-tanggul D SULPDU\ VWUXFWXUH XVXDOO\ PPDGH XS RI IRXU VWHSSHG
penguat, (2) Bangunan induk yang pada umumnya WHUUDFHV WKUHH PDLQ DOWDUV RQ WRS RI WKH KLJKHVW WHUUDFH
terdiri atas empat undakan teras (3) Tiga buah altar of the primary temple, with one large altar being given a
utama di undakan teras teratas candi induk, satu SDUDSHW DQG ÀDQNHG E\ D SDLU RI VPDOOHU DOWDUV ([DPSOHV
altar besar seringkali diberi sandaran, diapit oleh of these type are the temples on Mount Arjuna and on
sepasang altar yang lebih kecil ukurannya. Misalnya, Ringgit. Temples in the second category have as their
candi-candi di Gunung Arjuna dan candi di Gunung FRPSRQHQWV ORZHU HPEDQNPHQW D SULPDU\ VWUXFWXUH
Ringgit. Kelompok kedua, mempunyai komponen (1) KDYLQJ IRXU VWHSSHG WHUUDFHV WKUHH PDLQ DOWDUV RU WZR
tanggul bawah (2) bangunan induk mempunyai empat altars and a replica of the temple. The lower embankment
undakan teras (3) tiga altar utama atau dua altar consists of a structure placed at the base, with three
dan satu replika candi. Tanggul bawah merupakan terraces that are positioned sideways, and separated from
struktur yang diletakkan di bagian terbawah, berteras
346

