Page 44 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 44
dilakukan analisis atas bahan-bahan bangunan: bahan materials are often necessary: basic materials as
dasarnya maupun pencampuran-pencampuran yang well as new materials created out of mixing and
membentuk bahan-bahan baru. Demikian juga telah dan blending. Studies on the construction have been
senantiasa perlu dilakukan kajian mengenai konstruksi: and continue to be conducted on: the formation
pembentukan maupun pengkaitan antarbatu pada and the interlocking of the stones at the temples. As
bangunan candi. Seperti diketahui batu-batu candi tidak we know temple stones were not made in uniform
dibuat berkotak-kotak seragam, melainkan antara satu square shapes, and are ‘tied’ by interlocking
batu dengan yang lain ‘diikat’ oleh takik dan tonjolan notches and protrusions between one stone to
yang dipasangkan. another.
Adapun kajian-kajian khusus mengenai suatu 6SHFL¿F VWXGLHV DERXW D SDUWLFXODU DVSHFW RI
aspek tertentu dari percandian dapat pula dilakukan. temples can also be done. For example the study
Dapat disebutkan misalnya kajian tentang: proporsi on: proportion of the parts of the temple, statues
bagian-bagian bangunan candi, susunan arca-arca arrangement in the temples, decorative patterns
di dalam candi, pola-pola hias tetentu yang dipakai used in the temples (such as Kalpataru on the outer
pada candi-candi (misalnya .DOSDWDUX pada dinding wall of Prambanan Temple); or also the reliefs (in
luar Candi Prambanan); atau juga tentang relief-relief sequence or not) that contain religious messages,
(berangkai ataupun tidak) yang mengandung pesan- Hindu’s as well as Buddhist’s. There are times when
pesan keagamaan, baik Hindu maupun Buddha. Ada ‘passage’ of certain religious texts carved in bas-
kalanya ‘petikan’ dari teks-teks keagamaan tertentu relief panels are not sequential, which is carved
dipahatkan dalam panel relief yang tidak berangkai,
on the walls of the temple body, on the walls of the
yang terpahat pada dinding badan candi, dinding pagar
balustrades, or on the temples’ banisters.
langkan, ataupun pada pipi candi.
Studies on temples can cover a broader
Kajian atas percandian juga dapat dilakukan territory, for example, to see the development
dalam sapuan teritorial yang luas, misalnya untuk accross periods as well as varieties between
melihat perkembangan lintas zaman maupun kajian
regions. This type of study has been done, on
variasi antara-daerah. Kajian jenis ini telah banyak
Indonesia and on the Southeast Asia region.
dilakukan, baik untuk cakupan Indonesia sendiri,
A number of studies that have been done were
maupun untuk kawasan Asia Tenggara. Sejumlah kajian comparing the temples found in Indonesia with the
yang pernah dilakukan adalah yang membandingkan
18

