Page 126 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 126

Bab 11




                                             Daya Kerja
                                               Anti Mikroba







                               Proses pengendalian jumlah mikroba artinya adalah berbagai metode fisik

                           dan  kimia  yang  digunakan  untuk  menghancurkan  atau  mengurangi  jumlah

                           mikroba  pada  suatu  area  tertentu.  Mikroba  mempunyai  sensitivitas  yang

                           berbeda-beda  terhadap  suatu  dsinfektan,  misalnya  ada  protozoa,  virus  dan
                           bakteri yang sangat resisten (tahan) terhadap zat-zat kimia tertentu. Berikut

                           ini adalah nama-nama mikroba yang resisten:

                           A.  Resistensi tinggi, misalnya bakteri-bakteri endospora

                           B.  resistensi  sedang,  misalnya,     Pseudomonas  sp.,  Mycobacterium
                               tuberculosis, Staphylococcus aureus, kista protozoa.

                           C.  resistensi  rendah,  misalnya  sel-sel  vegetative,  spora  fungi,  khamir,

                               protozoa trofozoit.

                                Zat  antimikroba  adalah  senyawa  yang  dapat  membunuh  atau
                           menghambat  pertumbuhan  mikroorganisme.  Zat  antimikroba  dapat  bersifat

                           membunuh  mikroorganisme  (microbicidal)  atau  menghambat  pertumbuhan

                           mikroorganisme (microbiostatic). Disinfektan yaitu suatu senyawa kimia yang
                           dapat  menekan  pertumbuhan  mikroorganisme  pada  permukaan  benda  mati

                           seperti meja, lantai dan pisau bedah. Adapun antiseptik adalah senyawa kimia

                           yang digunakan untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan

                           tubuh,  misalnya  kulit.  Efisiensi  dan  efektivitas  disinfektan  dipengaruhi  oleh

                           beberapa faktor yaitu:
                             Konsentrasi atau dosis zat anti mikroba

                             Cara kerja zat anti mikroba

                             Sifat alami mikroba di populasinya
                             Waktu terpapar


                                                             125
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131