Page 96 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 96

Bab 8
                                         Uji Reaksi Enzimatik






                            Enzim  adalah  katalisator  organik  (biokatalisator)  yang  dihasilkan  oleh  sel.
                     Enzimberfungsi seperti katalisator anorganik, yaitu untuk mempercepat reaksi kimia.
                     Setelahreaksi  berlangsung,  enzim  tidak  mengalami  perubahan  jumlah,  sehingga
                     jumlah  enzimsebelum  dan  setelah  reaksi  adalah  tetap.  Enzim  mempunyai
                     selektivitas  dan  spesifitasyang  tinggi  terhadap  reaktan  yang  direaksikan  dan  jenis
                     reaksi yang dikatalisasi.

                     Struktur Enzim
                            Enzim tersusun atas dua bagian yaitu bagian protein (apoenzim) dan bagian
                     nonprotein  gugus  prostetik).  Gabungan  antara  aponzim  dan  koenzim  disebut
                     holoenzim.  Pada  umumnya  enzim  tersusun  dari  protein.  Protein  penyusun  enzim
                     dapatberupa  protein  sederhana  atau  protein  yang  terikat  pada  gugusan  non-
                     protein. Banyakenzim yang hanya terdiri protein saja, misal tripsin.
                            Dialisis  enzim  dapat  memisahkan  bagian-bagian  protein,  yaitu  bagian
                     proteinyang disebut apoenzim dan bagian nonprotein yang berupa koenzim, gugus
                     prostetisdan  kofaktor  ion  logam.  Masing-masing  bagian  tersebut  apabila  terpisah
                     menjadi tidakaktif. Apoenzim apabila bergabung dengan bagian nonprotein disebut
                     holoenzim  yangbersifat  aktif  sebagai  biokatalisator.Koenzim  dan  gugus  prostetik
                     berfungsi  sama.  Koenzim  adalah  bagian  yangterikat  secara  lemah  pada  apoenzim
                     (protein). Gugus prostetik adalah bagian yangterikat dengan kuat pada apoenzim.
                     Koenzim berfungsi menentukan jenis reaksi kimiayang dikatalisis enzim. Ion logam
                     merupakan komponen yang sangat penting,diperlukan untuk memantapkan struktur
                     protein dengan adanya interaksi antar muatan.

                     Cara Kerja Enzim
                            Enzim  meningkatkan  kecepatan  reaksi  dengan  cara  menurunkan  energi
                     aktivasi.Energi  aktivasi  adalah  energi  yang  diperlukan  untuk  mengaktifkan  suatu
                     reaktansehingga  dapat  bereaksi  untuk  membentuk  senyawa  lain.  Energi  potensial
                     hasil reaksimenjadi lebih rendah dari pada pereaksi, sehingga kesetimbangan reaksi
                     menuju  kehasil  reaksi.  Adanya  enzim  menyebabkan  energi  aktivasi  menjadi  lebih
                     rendah,  tetapienzim  tidak  mempengaruhi  letak  kesetimbangan  reaksi.Saat
                     berlangsungnya  reaksi  enzimatik  terjadi  ikatan  sementara  antara  enzimdengan
                     substratnya  (reaktan).  Ikatan  sementara  ini  bersifat  labil  dan  hanya  untuk
                     waktuyang  singkat  saja.  Selanjutnya  ikatan  enzim-substrat  akan  pecah  menjadi



                                                             95
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101