Page 100 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 100

menjadi berkurang atau bahkan menjadi tidak aktif. pHoptimum untuk masing-
                         masing enzim tidak selalu sama. Sebagai contoh amilase jamurmempunyai pH
                         optimum 5,0, arginase mempunyai pH optimum 10.

                      4. Penghambat enzim (inhibitor)
                         Inhibitor enzim adalah zat atau senyawa yang dapat menghambat enzim dengan
                         beberapa cara penghambatan sebagai berikut:

                         a. Penghambat bersaing (kompetitif)
                                   Penghambatan disebabkan oleh senyawa tertentu yang mempunyai
                            strukturmirip  dengan  substrat  saat  reaksi  enzimatik  akan  terjadi.  Misalnya
                            asam  malonat  dapatmenghambat  enzim  dehidrogenase  suksinat  pada
                            pembentukan  asam  fumarat  darisuksinat.  Struktur  asam  suksinat  mirip
                            dengan asam malonat. Dalam reaksi ini asammalonat bersaing dengan asam
                            suksinat (substrat) untuk dapat bergabung denganbagian aktif protein enzim
                            dehidrogenase.  Penghambatan  oleh  inhibitor  dapat  dikurangidengan
                            menambah         jumlah      substrat     sampai      berlebihan.      Daya
                            penghambatannyadipengaruhi  oleh  kadar  penghambat,  kadar  substrat  dan
                            aktivitas relatif antarapenghambat dan substrat.

                         b. Penghambat tidak bersaing (non-kompetitif)
                                   Zat-zat  kimia  tertentu mempunyai  afinitas  yang  tinggi  terhadap  ion
                            logampenyusun  enzim.  Senyawa-senyawa  seperti  sianida,  sulfida,  natrium
                            azida,  dan  karbonmonooksida  adalah  senyawa  penghambat  untuk  enzim
                            yang  mengandung  Fe,  yaitudengan  terjadinya  reaksi  antara  senyawa-
                            senyawa  tersebut  dengan  ion  Fe  yangmenyebabkan  enzim  menjadi  tidak
                            aktif.  Merkuri  (Hg)  dan  perak  (Ag)  merupakanpenghambat  enzim  yang
                            mengandung gugusan sulfhidril (-SH).
                                   Pada  penghambatan  nonkompetitif  tidak  terjadi  persaingan  antara
                            zatpenghambat  dengan  substrat.  Misalnya  enzim  sitokrom  oksidase
                            dihambat  oleh  CO(karbon  monooksida)  dengan  mengikat  Fe  yang
                            merupakan gugusan aktif enzimtersebut. Penghambatan nonkompetitif tidak
                            dapat  dikurangi  dengan  penambahanjumlah  substrat,  oleh  karena  daya
                            penghambatannya  dipengaruhi  oleh  kadarpenghambat  dan  afinitas
                            penghambat terhadap enzim.

                         c. Penghambat umpan balik (feed back inhibitor)
                                   Penghambatan  umpan  balik  disebabkan  oleh  hasil  akhir  suatu
                            rangkaian  reaksienzimatik  yang  menghambat  aktifitas  enzim  pada  reaksi
                            pertama. Hasil akhir reaksi jugamempengaruhi pembentukan enzim.

                         d. Penghambat represor
                                   Represor  adalah  hasil  akhir  suatu  rangkaian  reaksi  enzimatik  yang
                            dapatmempengaruhi atau mengatur pembentukan enzim-enzim pada reaksi
                            sebelumnya.

                         e. Penghambat alosterik
                                   Penghambat alosterik adalah penghambat yang dapat mempengaruhi
                            enzimalosterik.  Enzim  alosterik  adalah  enzim  yang  mempunyai  dua  bagian


                                                             99
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105