Page 101 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 101

aktif,  yaitu  bagianaktif  yang  menangkap  substrat  dan  bagian  yang
                            menangkap penghambat. Apabila adasenyawa yang dapat memasuki bagian
                            yang  menangkap  penghambat  maka  enzimmenjadi  tidak  aktif,  senyawa
                            penghambat  tersebut  merupakan  penghambat  alosterik.Struktur  senyawa
                            penghambat      alosterik   tidak   mirip    dengan     struktur   substrat.
                            Pengikatanpenghambat  alosterik  pada  enzim  menyebabkan  enzim  tidak
                            aktif, sehingga substrattidak dapat dikatalisis dan tidak menghasilkan produk.
                            Apabila  enzim  menangkapsubstrat  maka  penghambat  tidak  dapat  terikat
                            pada  enzim,  sehingga  enzim  dapat  aktifmereaksikan  substrat  menjadi
                            produk.
                         5. Aktivator (penggiat) atau kofaktor
                            Aktivator  atau  kofaktor  adalah  suatu  zat  yang  dapat  mengaktifkan  enzim
                            yangsemula  belum  aktif.  Enzim  yang  belum  aktif  disebut  pre-enzim  atau
                            zymogen (simogen).Kofaktor dapat berbentuk ion-ion dari unsur H, Fe, Cu,
                            Mg, Mo, Zn, Co, atau berupakoenzim, vitamin, dan enzim lain.
                         7. Penginduksi (induktor)
                            Induktor  adalah  suatu  substrat  yang  dapat  merangsang  pembentukan
                            enzim.Sebagai  contoh  adalah  laktosa  dapat  menginduksi  pembentukan
                            enzim beta galaktosidase.

                        Aktivitas enzimatis mikroorganisme :

                        a. Uji aktivitas eksoenzim :


                        Ø Uji amilolitik

                        Ø Uji lipolitik

                        Ø Uji proteolitik


                        b. Uji aktivitas endoenzim :

                        Ø Uji oksidase

                        Ø Uji katalase


                        Ø Uji Triple Sugar Iron Agar

                        Uji Amilolitik


                            Amilum adalah senyawa yang memiliki berat molekul tinggi, terdiri atas
                        polimer glukosa yang bercabang-cabang yang diikat dengan ikatan glikosidik.
                        Degradasi amilum membutuhkan enzim amilase yang akan
                        memecah/menghidrolisis menjadi polisakarida yang lebih pendek (dextrin), dan
                        selanjutnya menjadi maltosa. Hidrolisis akhir maltosa menghasilkan glukosa
                        terlarut yang dapat ditransport masuk ke dalam sel. Indikator yang dipakai pada




                                                             100
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106