Page 431 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 431
Toponim Kota Yogyakarta 413
Kelurahan Semaki: Kampung Semaki Gede, Semaki Kulon,
dan Sanggrahan
1. Kampung Semaki Gede dan Semaki Kulon
Kampung Semaki masuk dalam Kecamatan Umbulharjo. Muasal nama Kampung
Semaki bertemali dengan kondisi wilayah, bukan tokoh yang tinggal di kawasan ini
atau peristiwa yang unik terjadi di masa silam. Dalam tradisi lisan, kata semaki berasal
dari kata semak. Ditelusuri dari kamus Bausastra Jawa karangan Poerwadarminta (1939),
lema semak diartikan sebagai: enggon kang jeblok (tempat yang becek). Tentu kondisi ini
disebabkan oleh faktor air yang berlebihan. Kata semak memperoleh penambahan huruf
“i” menuduhkan unsur air menyebabkan timbulnya kondisi tertentu. Masuk akal jika
mencermati topografi daerah Semaki yang juga tak jauh dengan Kampung Miliran dan
Umbulharjo. Dengan demikian, dapat dimengerti bahwa masyarakat kala itu menamai
Kampung Semaki lantaran sehari-hari melihat kondisi tanah di area ini sering becek
atau jeblok akibat air yang meluber atau melimpah.
Sementara toponim Kampung Semaki Gede tak jauh beda dengan muasal nama
Kampung Semaki. Hanya saja, diterka titik perbedaannya pada aspek keluasan wilayah
dan posisi kampung. Maka, penduduk lokal menyebut Kampung Gede lantaran areanya
lebih besar dibanding Kampung Semaki, dan nama Semaki Kulon merujuk pada
letaknya di sisi barat. Unsur yang menjadi pengikat ialah air yang melimpah sehingga
menyebabkan tanah di daerah tersebut jeblok alias becek.
Sumber: https://www.google.co.id/maps
Lokasi Kampung
Semaki Gede

