Page 96 - Sun Flower Full Naskah
P. 96
kan tentang mimpinya yang bersahabat dengan Park Kyung-
Soo. Ia menjelaskan juga bahwa di mimpinya Hae-Seol men-
genal Kyung-Shin dan So-Ra. Bahkan tentang Kim Tae-Jin yang
menawarkan naskah film pun ia ceritakan. Dan demi menjaga
perasaan So-Ra, Hae-Seol tak menceritakan bahwa di mimpinya
So-Ra dan Kyung-Shin sebenarnya saling menyukai.
“Bukankah kejadian sekarang lebih mirip kisah di nas-
kah film itu?”
Hae-Seol memutar otaknya saat Kyung-Shin menga-
takan itu. Napasnya tersendat saat menyadari dan mengingat
kembali naskah film dari Kim Tae-Jin. “Memang sih, tidak jauh
beda, tapi…”
“Jadi, Oppa dan Kyung-Soo adalah sepupu Kang Ji-
Woo?”
“Loh? Kalian baru tahu?”
“Jadi, Kang Ji-Woo adalah anak Shim Yeo-Hwa?”
Dunia di kepala Hae-Seol berhenti. Bahkan bumi sera-
sa juga berhenti. Kenapa baru sekarang Hae-Seol terpikir pada
semua itu? Sekarang ia tidak tahu lagi harus mengatakan apa.
“Nuna, bagaimana jika aku dan Ji-Woo Hyung ternyata memang
saudara sepupu seperti di naskah?” masih Hae-Seol ingat ka-
ta-kata Ray di mimpinya dulu. “Dan sekarang bagaimana Ray?”
Kang Dong-Sun dan Kang Ji-Woo, harusnya Hae-Seol lebih
cepat menyadari itu. Dan kata So-Ra anak-anak Bunda adalah
pebisnis, harusnya Hae-Seol juga berpikir tentang Kang Ji-Woo
yang juga pebisnis.
Sekarang Hae-Seol tahu jenis awan apa yang menjadi
tempat tinggal Kang Ji-Woo, awan yang walaupun dengan pe-
sawat tak akan bisa ia gapai. Sulit sekali. Sangat sulit. Pantas saja
tak ada artikel yang membahas tentang keluarga Kang Ji-Woo.
Wajar saja. Dan astaga! Kang Ji-Woo memang chaebol generasi
ketiga.
“Kau masih ingat akhir di naskah film itu seperti apa?”
Park Kyung-Shin bertanya lagi pada Hae-Seol. Bisa saja yang
terjadi justru sama persis. Namun Hae-Seol menggeleng. Kena-
pa? Kenapa ia harus lupa saat semuanya sudah terjadi seperti
ini?
90

