Page 296 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 296

memberikan masukan dan kritik terhadap materi yang ada di dalam draf
           peraturan KPU tersebut.


           JDIH  ini  juga  menjadi  sarana  untuk  menyampaikan  pertanggungjawaban
           dan transparansi  KPU  kepada  publik  terkait dengan produk  hukum  yang
           dihasilkan KPU yang berupa peraturan KPU, surat keputusan, surat edaran,
           standard operating procedure (SOP), dan/atau petunjuk teknis, serta proses
           sengketa hukum antara KPU dengan peserta pemilu di lembaga pengawas
           pemilu,  peradilan  tata  usaha  negara,  Mahkamah  Agung,  ataupun  di
           Mahkamah Konstitusi.


           Keterbukaan data pemilu menjadi infrastruktur teknologi utama yang paling
           menonjol digunakan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sejak
           Pemilu 2014. Hampir di setiap tahapan pemilu, KPU mempublikasikan data-
           data yang bermanfaat bagi pemilih maupun peserta pemilu. Bahkan dengan
           keterbukaan data pemilu yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu mulai
           bermunculan  kolaborasi-kolaborasi  antara  penyelenggara  pemilu  dengan
           berbagai pemangku kepentingan salah satunya kalangan masyarakat sipil.
           Sebagai  contoh,  pada  Pemilu  2019  bermunculan  portal  aplikasi  untuk
           memberikan  pendidikan  pemilih  dengan  cara  mengetahui  siapa  peserta
           pemilu  baik  Parpol  ataupun  Calon.  Keseluruhan  aplikasi  tersebut  hadir
           berkat  keterbukaan  informasi  yang  dilakukan  oleh  KPU  melalui  portal
           infopemilu.kpu.go.id. Yang tidak kalah pentingnya, ialah keberadaan portal
           sistem penghitungan suara atau situng, sebagai real count dalam versi cepat
           yang dilakukan oleh KPU, meskipun bukan hasil resmi tetapi dapat dijadikan
           rujukan  oleh pemilih dan  peserta  pemilu  sembari  menunggu hasil  resmi
           yang dilakukan secara manual.


           Dalam rangka terus meningkatkan infrastruktur teknologi yang digunakan
           oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, terdapat beberapa hal
           yang dapat dilakukan guna menjaga keberlanjutannya diantaranya:


           1. Melakukan  evaluasi  terhadap  infrastruktur  teknologi  yang  sudah
              digunakan;
           2. Menyusun operasionalisasi atau rencana strategis kedepan;
           3. Pengembangan sumber daya manusia yang professional;
           4. Perumusan standar operasional prosedur.



    280     BAB 6 – MANAJEMEN PENYELENGGARA PEMILU
   291   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301