Page 336 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 336

Berita Acara tersebut sebagai dasar bagi Bawaslu, Bawaslu Provinsi, atau
           Bawaslu Kabupaten/Kota dalam membuat Putusan. Putusan dibacakan oleh
           Pimpinan Mediasi dalam forum Mediasi yang terbuka untuk umum.


           Dalam hal Mediasi tidak mencapai kesepakatan, Bawaslu, Bawaslu Provinsi,
           atau  Bawaslu  Kabupaten/Kota  menuangkan  dalam  Berita  Acara  Mediasi
           Tidak  Tercapai  Kesepakatan,  yang  ditandatangani  oleh  Para  Pihak  dan
           Pimpinan  Mediasi.  Dalam  hal  mediasi  tidak  mencapai  kesepakatan,
           Bawaslu,  Bawaslu  Provinsi,  atau  Bawaslu  Kabupaten/Kota  melanjutkan
           penyelesaian sengketa proses Pemilu melalui adjudikasi. Pimpinan Mediasi
           memberitahukan  waktu  dan  tempat  pelaksanaan  adjudikasi  secara  lisan
           dalam forum mediasi sebagai panggilan resmi.


           Bawaslu,  Bawaslu  Provinsi,  atau  Bawaslu  Kabupaten/Kota  selanjutnya
           membentuk majelis Adjudikasi. Majelis Adjudikasi penyelesaian sengketa
           Bawaslu  dipimpin  oleh  majelis  sidang  paling  sedikit  3  (tiga)  Anggota
           Bawaslu, terdiri atas 1 (satu) Anggota Bawaslu sebagai ketua majelis sidang
           dan dibantu oleh 2 (dua) Anggota Bawaslu sebagai anggota majelis sidang.


           Majelis Adjudikasi penyelesaian sengketa tingkat provinsi dalam hal jumlah
           Anggota Bawaslu Provinsi berjumlah 7 (tujuh) orang anggota, maka dihadiri
           sekurang-kurangnya 5 (lima) orang Anggota Bawaslu Provinsi. Dan dalam
           hal  jumlah  Anggota  Bawaslu  Provinsi  berjumlah  5  (lima)  orang,  maka
           dihadiri oleh paling sedikit 3 (tiga) orang Anggota Bawaslu Provinsi.


           Majelis  Adjudikasi  penyelesaian  sengketa  tingkat  Kabupaten/Kota  dalam
           hal  jumlah  Anggota  Bawaslu  Kabupaten/Kota  berjumlah  5  (lima)  orang
           anggota,  dihadiri  paling  sedikit  3  (tiga)  orang  Anggota  Bawaslu
           Kabupaten/Kota; dan dalam hal jumlah Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota
           berjumlah  3  (tiga)  orang,  dihadiri  paling  sedikit  2  (dua)  orang  Anggota
           Bawaslu Kabupaten/Kota.


           Majelis  Adjudikasi beranggotakan  paling  sedikit  2/3  dari  jumlah  Anggota
           Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Apabila jumlah
           anggota  Bawaslu  Provinsi  atau  Bawaslu  Kabupaten/Kota  terdapat
           kekurangan, majelis Adjudikasi dapat ditambahkan dari Pengawas Pemilu
           setingkat diatasnya.



    320     BAB 7 – PENEGAKAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU
   331   332   333   334   335   336   337   338   339   340   341