Page 198 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 198
BPJAMSOSTEK Zainudin bersama dengan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Senin
(5/04/2021).
Pada tahun 2020, Pemerintah Kota Ambon telah mendaftarkan sebanyak 10.000 pekerja dan di
tahun 2021 ini Pemkot kembali menambah kepesertaan sebanyak 15.000 pekerja sehingga total
pekerja rentan yang terdaftar dan dibiayai oleh APBD pada tahun 2021 adalah sebanyak 25.000
Tenaga kerja.
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dalam sambutannya menyatakan, perlindungan sosial
bagi pekerja rentan merupakan bentuk proteksi jaminan sosial dari negara kepada rakyat.
Louhenapessy menambahkan kedepan Pemkot Ambon berniat untuk menambah jumlah
kepesertaan jaminan sosial sesuai kondisi keuangan daerah.
"Dengan adanya perlindungan dari BPJAMSOSTEK ini, diharapkan para pekerja dapat bekerja
dengan tenang dan secara tidak langsung meningkat produktivitasnya sehingga taraf hidup
meningkat dan hari tuanya sejahtera," ungkap Zainudin.
Sinergi positif antara Pemkot Ambon dan BPJAMSOSTEK tersebut diperkuat dengan
diterbitkannya Peraturan Walikota Ambon Nomor 34A tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan
Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Informal Pemerintah Kota Ambon yang
juga menjadi dasar pembentukan Tim Percepatan Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Bagi warga Ambon.
Tim yang diketuai langsung oleh Wakil Walikota Ambon tersebut akan melakukan serangkaian
kegiatan diantaranya sosialisasi kepada masyarakat dan pekerja rentan yang ada di 50 desa atau
kelurahan negeri di wilayah kota Ambon sehingga diharapkan pada akhir tahun ini jumlah pekerja
rentan yang terlindungi Program Jamsostek mencapai 50.000 orang.
Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin mengaku BPJAMSOSTEK sangat mendukung
program pemerintah Kota Ambon yang selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2
Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
(Jamsostek).
"Saya mengapresiasi terobosan Pemerintah Kota Ambon dan semoga hal positif ini dapat diikuti
oleh daerah lain, sehingga semakin banyak masyarakat pekerja yang terlindungi dan
kesejahteraan pekerja Indonesia dapat terwujud,"tutup Zainudin.
Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Sulawesi Maluku, Arief Budiarto, menambahkan Kerja
sama ini sangat dibutuhkan untuk membangun dukungan dan komitmen pemerintah daerah
dalam memberikan perhatian dan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di wilayahnya.
"Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memberikan perlindungan dasar dan manfaat Jaminan
Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang ada di Kota Ambon sebagai upaya pencegahan
kemiskinan akibat dari resiko sosial ekonomi" ujar Arief.
197

