Page 202 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 202

Di saat yang bersamaan, para buruh akan menyampaikan tuntutan agar tunjangan hari raya (
              THR  )  dibayar  penuh,  alias  tak  dicicil  maupun  dipotong.  Jika  permintaan  itu  tidak  dipenuhi,
              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan akan ada aksi
              yang makin membesar.

              "Sikap kami pada 12 April kalau tetap ada pembayaran THR dicicil dan bahkan tidak dibayar
              penuh, aksi akan makin membesar, tentu dengan cara kami bagaimana mensiasatinya di tengah
              pandemi Corona," kata dia dalam konferensi pers virtual, Senin (5/4/2021).

              Pihaknya  akan  berpegang  pada  pernyataan  Menteri  Koordinator  Perekonomian  Airlangga
              Hartarto yang meminta pengusaha tahun ini berkomitmen membayar penuh THR karyawan.

              "Menko  Perekonomian  bilang  dalam  satu  acara  Kadin  yang  dikutip  oleh  beberapa  media
              mengatakan  sudah  saatnya  kita  jangan  lagi  memberikan  pembayaran  THR  dengan  cara
              mencicil," sebut Iqbal.

              Untuk itu, pihaknya meminta agar nantinya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
              tidak menerbitkan surat edaran (SE) yang bertolak belakang dengan sikap Airlangga.

              "Negara mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015, itu belum dihapus, PP Nomor 78 Tahun 2015
              tidak ada disebut membayar THR itu mencicil," jelasnya.

              Pada  kesempatan  sebelumnya,  Airlangga  meminta  tahun  ini  THR  dibayar  penuh  karena
              pemerintah dinilai sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk. Kebijakan pemerintah
              yang  terkait  dengan  penanganan  COVID-19  disebutnya  akan  diteruskan  di  samping
              melaksanakan program vaksinasi.

              Seperti  untuk  pengusaha  sektor  pariwisata  khususnya  hotel,  restoran  dan  kafe  (Horeka),
              pengusaha bisa memanfaatkan fasilitas relaksasi kredit penambahan modal kerja dengan sistem
              penjaminan yang akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara dan Bank Pembangunan
              Daerah (BPD).

              "Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen," kata
              Airlangga  dalam  pertemuan  dengan  24  perwakilan  Kamar  Dagang  dan  Industri  (Kadin)
              Indonesia, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (2/4/2021).
































                                                           201
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207