Page 36 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 36
Judul UU CIPTA KERJA HARUS JAMIN PACU EKONOMI
Nama Media Koran Sindo
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL Pg1&10
Jurnalis kiswondari
Tanggal 2020-10-06 06:30:00
Ukuran 498x262mmk
Warna Warna
AD Value Rp 644.910.000
News Value Rp 6.449.100.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian) Kita memerlukan penyederhanaan,
sinkronisasi, dan pemangkasan regulasi
positive - Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian) Dan ini mendapatkan dukungan dari fraksi-
fraksi yang ada di DPR
negative - Djoko Setijowarno (Pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang) Ini
yang banyak dimanfaatkan sebagai pungli di daerah. Bagi saya,, aturan itu hanya perlu pada
kawasan-kawasan perumahan yang besar. Kalau yang kecil-kecil, misalnya untuk bangun rumah
klaster, ya tidak perlu
neutral - Benny K Harmari (None) Karena ada problem, kami minta masing-masing fraksi maju
ke depan, lima menit saja ya
positive - Puan Maharani (Ketua DPR) Melalui UU Cipta Kerja, diharapkan dapat membangun
ekosistem berusaha di Indonesia yang lebih baik dan dapat mempercepat terwujudnya kemajuan
Indonesia
positive - Puan Maharani (Ketua DPR) DPR melalui fungsi pengawasan akan terus mengevaluasi
saat UU tersebut dilaksanakan dan akan memastikan bahwa undang-undang tersebut
dilaksanakan untuk kepentingan nasional dan kepentingan rakyat Indonesia
neutral - Puan Maharani (Ketua DPR) Indonesia memiliki potensi untuk dapat keluar dari jebakan
negara berpenghasilan menengah dengan adanya bonus demografi. Namun tantangan terbesar
adalah bagaimana kita-mampu menyediakan lapangan kerja dengan banyaknya aturan dan
regulasi atau hiper regulasi. Kita memerlukan penyederhanaan, sinkronisasi dan pemangkasan
regulasi.
Ringkasan
Setelah dikebut lewat 64 kali rapat selama lima bulan, Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja
(RUU Ciptaker) kemarin disahkan. Kehadiran undang-undang (UU) baru dengan konsep lintas
sektor (omnibus law) ini harus mampu menjawab tantangan bangsa, utamanya bidang ekonomi.
35