Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 MARET 2021
P. 33

EMPAT ATURAN PELAKSANAAN UU CIPTA KERJA

              Jakarta: Pemerintah akan mensosialisasikan empat peraturan pemerintah (PP) turunan Undang-
              Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan secara masif.

              Keempat PP tersebut yakni PP Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing,
              PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan
              Waktu  Istirahat,  dan  Pemutusan  Hubungan  Kerja,  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan,  dan  PP  Nomor  37  Tahun  2021  tentang  Penyelenggaraan  Program  Jaminan
              Kehilangan Pekerjaan.

              "PP ini akan terus disosialisasikan dan kami berharap ada pemahaman yang baik dari seluruh
              stakeholder, pengusaha,pekerja/buruh maupun pengawas ketenagakerjaan terhadap perubahan
              dan  penyempurnaan  kebijakan  pengupahan,"  kata  Dirjen  Pembinaan  Pengawasan
              Ketenagakerjaan  dan  Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja  (K3),  Haiyani  Rumondang,  Kamis
              (4/3/2021).
              Kepada  pengusaha,  Haiyani  meminta  agar  dapat  mematuhi  semua  ketentuan  yang  sudah
              ditetapkan.  Para  pengusaha  diharapkan  menggunakan  fasilitas  kebijakan  yang  memudahkan
              kegiatan  berusaha  secara  bijak  dan  proposional,  dengan  tetap  mengedepankan  itikad  baik,
              musyawarah dan mufakat, serta memiliki rasa kemitraan kepada pekerja.
              "Pengusaha menjadikan pekerja sebagai aset yang harus dikelola dengan baik. Sehingga bisa
              secara bersama-sama mengembangkan usaha dan membantu pembangunan negara, serta turut
              menciptakan  kesejahteraan  masyarakat  melalui  pemenuhan  hak-hak  ketenagakerjaaan  bagi
              para pekerjanya," ujarnya.

              Sementara  kepada pekerja  atau  buruh, Haiyani berharap  agar  bekerja penuh  semangat  dan
              tanggungjawab, meningkatkan kompetensi diri, jeli melihat peluang pengembangan karir dan
              penghasilan, selalu menjadi patner musyawarah yang produktif, dan menjadi bagian penting
              dalam setiap peran, jabatan, atau tugas.

              "Sehingga mampu memberikan konstribusi signifikan dalam pengembangan usaha yang akan
              berdampak  kepada  kelangsungan  bekerja  dan  kesejahteraan  pekerja  dan  keluarga,"
              ujarnya.(DNS).































                                                           32
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38