Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 NOVEMBER 2020
P. 134

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cimahi Yanuar Taufik, ketika dikonfirmasi RRI,
              Rabu (4/11/2020) menjelaskan, Cimahi belum menetapkan besaran UMK tahun 2021 karena
              masih menunggu relis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi tentang masalah inflasi serta
              Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebagai bahan perbandingannya.



              UMK CIMAHI MENUNGGU DATA INFLASI DAN LPR

              Cimahi: Besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)

              Kota Cimahi tahun 2021 sampai saat ini belum ditetapkan oleh Walikota Cimahi, karena masih
              dalam tahap pembahasan antara Pemerintah Kota Cimahi dan Dewan Pengupahan Kota Cimahi.

              Namun diperkirakan nilainya akan sama dengan UMK tahun ini, Yani sebesar 3 juta 139 ribu 274
              rupiah, seperti yang diharapkan oleh buruh dan pekerja di Kota Cimahi.

              Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cimahi Yanuar Taufik, ketika dikonfirmasi RRI,
              Rabu (4/11/2020) menjelaskan, Cimahi belum menetapkan besaran UMK tahun 2021 karena
              masih menunggu relis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi tentang masalah inflasi serta
              Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebagai bahan perbandingannya.

              "Kami  masih  menunggu  relis  dari  BPS  tentang  inflasi  dan  LPP,  karena  UU  nomor  11  sudah
              ditandatangani, tetapi jugakan kita belum ada petunjuk, disamping PPnya belum turun masih PP
              78 atau surat edaran Gubernur dan Menteri Tenaga Kerja," ungkapnya.

              Masalah  UMK  itu  kata  Yanuar,  masih  akan  dibahas  dengan  serikat  buruh,  pengusaha  dan
              pemerintah kota Cimahi untuk mencapai kesepakatan bersama seperti apa.

              "Karena  dalam  penetapan  UMK  tersebut,  Cimahi  juga  harus  melihat  UMK  di  Bandung  Raya
              seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat," ujarnya.

              Secara terpisah Walikota Cimahi Ajay Muhammad Priatna kepada RRI mengatakan, ia berharap
              agar dalam penetapan UMK di Kota Cimahi masih sama dengan tahun sebelumnya.


              "Mudah-mudahan  buruh  di  Kota  Cimahi  bisa  menerima  UMK  seperti  tahun  sebelumnya  dan
              mudah-mudahan tidak ada gejolak. Apalagi kalau temen-temen buruh bisa menerima besaran
              UMK yang akan diterapkan karena kondisi dunia ekononi saat ini mengalami Pandemi Corona
              seperti saat ini, kondisi akan lebih baik," ujarnya.

              Menurut Ajay, walaupun belum ada pertemuan dengan pihak pengusaha, buruh dan pengusaha
              diharapkan bisa menerima kondisi saat ini, sebagai dampak Pandemi Covid-19.

              "Kalau bisa bertahan kita syukuri, tapi memang dari perusahaan belum ada obrolan selanjutnya,
              berharap semuanya bisa menerima karena kondisinya seperti ini sekarang," pungkasnya.










                                                           133
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139