Page 471 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 471
Judul Minta UU Cipta Kerja Dibatalkan, Buruh Lanjutkan Aksi Mogok Nasional
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/10/07/minta-uu-cipta-kerja-
dibatalkan-buruh-lanjutkan-aksi-mogok-nasional
Jurnalis Reynas Abdila
Tanggal 2020-10-07 12:08:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Setelah kemarin
ratusan ribu bahkan hampir satu juta buruh keluar dari pabrik-pabrik untuk mengikuti mogok
nasional, hari ini kami akan melanjutkan pemogokan tersebut
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Dasar hukum mogok
nasional yang akan kami lakukan adalah UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No 12
tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Aksi ini dilakukan
semata-mata untuk meminta Pemerintah dan DPR RI membatalkan omnibus law, karena di
dalamnya ada persoalan mendasar seperti pengurangan pesangon, karyawan kontrak dan
outsourcing seumur hidup, UMSK dihilangkan, ada syarat khusus untuk penetapan UMK, hingga
potensi hilangnya jaminan kesehatan dan pensiun bagi karena penerapan kontrak dan
outsourcing
Ringkasan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan aksi mogok
nasional serentak sebagai bentuk protes kaum buruh atas disahkannya RUU Cipta Kerja akan
terus berlanjut. Said juga membantah jika ada yang mengatakan apa yang dilakukan buruh
adalah mogok kerja secara illegal.
MINTA UU CIPTA KERJA DIBATALKAN, BURUH LANJUTKAN AKSI MOGOK
NASIONAL
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan aksi mogok
nasional serentak sebagai bentuk protes kaum buruh atas disahkannya RUU Cipta Kerja akan
terus berlanjut.
470

