Page 472 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 472

"Setelah kemarin ratusan ribu bahkan hampir satu juta buruh keluar dari pabrik-pabrik untuk
              mengikuti mogok nasional, hari ini kami akan melanjutkan pemogokan tersebut," kata Said Iqbal
              kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

              Said juga membantah jika ada yang mengatakan apa yang dilakukan buruh adalah mogok kerja
              secara illegal.

              Adapun dasar hukum mogok nasional dilakukan sesuai dengan UU No 9 Tahun 1998 tentang
              Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan UU No 21 Tahun 2000 khususnya
              Pasal  4  yang  menyebutkan,  fungsi  serikat  pekerja  salah  satunya  adalah  merencanakan  dan
              melaksanakan pemogokan.

              "Dasar hukum mogok nasional yang akan kami lakukan adalah UU No 39 Tahun 1999 tentang
              HAM dan UU No 12 tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak
              Sipil dan Politik," ujar Said Iqbal.

              Berdasarkan catatan KSPI, aksi mogok hari pertama dilakukan di berbagai daerah industri seperti
              Serang,  Cilegon,  Tangerang,  Jakarta,  Depok,  Bogor,  Bekasi,  Karawang,  Purwakarta,  Cianjur,
              Bandung, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Lampung, Medan, Deli Serdang,
              Batam, Banda Aceh, Banjarmasin, dan Gorontalo.

              Menurut  Said Iqbal  , aksi buruh dilakukan dengan tertib, damai, dan tidak anarkis.

              "Aksi ini dilakukan semata-mata untuk meminta Pemerintah dan DPR RI membatalkan omnibus
              law,  karena di dalamnya  ada persoalan  mendasar  seperti  pengurangan  pesangon,  karyawan
              kontrak dan outsourcing seumur hidup, UMSK dihilangkan, ada syarat khusus untuk penetapan
              UMK, hingga potensi hilangnya jaminan kesehatan dan pensiun bagi karena penerapan kontrak
              dan outsourcing," urainya.

              KSPI juga mengimbau agar buruh yang melakukan aksi tetap mengutamakan kesehatan agar
              tidak terpapar Covid-19 dengan tetap menggunakan masker di lokasi aksi dan menjaga jarak di
              antara massa aksi.





































                                                           471
   467   468   469   470   471   472   473   474   475   476   477