Page 478 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 478

Ringkasan

              Omnibus law RUU Cipta Kerja telah disahkan oleh pemerintah menjadi undang-undang pada
              Senin  (5/10/2020)  melalui  rapat  paripurna  DPR  RI.  Pengesahkan  RUU  Cipta  Kerja  tersebut
              menuai polemik dari berbagai kalangan pekerja.



              UU CIPTA KERJA RAMAI DITOLAK, MUNCUL AKSI DEMO & MOGOK KERJA,
              BISAKAH DIBATALKAN? INI PENJELASANNYA
              Omnibus law RUU Cipta Kerja telah disahkan oleh pemerintah menjadi undang-undang pada
              Senin (5/10/2020) melalui rapat paripurna DPR RI.

              Pengesahkan RUU Cipta Kerja tersebut menuai polemik dari berbagai kalangan pekerja.

              Para  elemen  masyarakat  banyak  yang  menolak  UU  Cipta  Kerja,  khususnya  para  buruh  dan
              pekerja.
              Penolakan tersebut kemudian memunculkan aksi demo hingga ancaman penolakan kerja.


              Massa pekerja/ buruh di berbagai daerah, misalnya, menggelar aksi unjuk rasa diikuti mogok
              kerja pada 6 hingga 8 Oktober.

              Tak hanya dari kalangan buruh atau pekerja, mahasiswa juga mengikuti aksi tersebut.

              Mereka  menyuarakan  penolakan  terhadap  UU  Cipta  Kerja  yang  isinya  dianggap  merugikan
              masyarakat.

              Terdapat banyak pasal yang dianggap kontroversial.
              Selain itu, proses pembentukannya pun dinilai minim pelibatan publik.

              Ketua DPR Puan Maharani dalam rapat paripurna, Senin (5/10/2020), mengatakan, UU Cipta
              Kerja dinilai mampu membangun ekosistem berusaha yang lebih baik.

              Menurut Puan, pembahasan UU Cipta Kerja yang dimulai DPR dan pemerintah sejak April hingga
              Oktober dilakukan secara transparan dan cermat.
              Dia menegaskan, muatan UU Cipta Kerja mengutamakan kepentingan nasional.

              "RUU ini telah dapat diselesaikan oleh pemerintah dan DPR melalui pembahasan yang intensif
              dan dilakukan secara terbuka, cermat, dan mengutamakan kepentingan nasional, baik dalam
              jangka pendek maupun dalam jangka panjang," kata dia.

              Meski UU Cipta Kerja diklaim baik bagi kepentingan nasional, elemen buruh tetap menolaknya.
              Lantas, mungkinkah UU Cipta Kerja ini dibatalkan? Bagaimana prosedur pembatalannya?

              Opsi pembatalan

              Merujuk pada UU Nomor 12/2011 tentang Peraturan Pembentukan Perundang-undangan, RUU
              yang telah disahkan DPR menjadi UU harus diserahkan kepada presiden untuk ditandatangani
              dalam jangka waktu paling lama 30 hari.

              Apabila  presiden  tidak  membubuhkan  tanda  tangan  dalam  kurun  waktu  tersebut,  RUU
              dinyatakan sah dan otomatis menjadi undang-undang serta wajib diundangkan.



                                                           477
   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482   483