Page 598 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 598
neutral - Jumisih (Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP))
Sungguhpun begitu Bu, ingin dengan tegas saya sampaikan kepada Ibu Menaker , bahwa kami
tetap ada dan akan melakukan perlawanan terhadap kesengsaraan ini sehebat-hebatnya,
sehormat-hormatnya
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menuliskan surat terbuka untuk para buruh dan pekerja,
meminta untuk membaca kembali isi dari Undang-Undang Cipta Kerja yang baru saja disahkan
Dewan Perwakilan Rakyat ( RI pada Senin, 5 Oktober 2020.
FBLP BALAS SURAT TERBUKA MENAKER, JUMISIH: APA YANG DIWARISKAN UNTUK
GENERASI KITA? PERBUDAKAN
- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menuliskan surat terbuka untuk para buruh dan
pekerja, meminta untuk membaca kembali isi dari Undang-Undang Cipta Kerja yang baru saja
disahkan Dewan Perwakilan Rakyat ( RI pada Senin, 5 Oktober 2020.
Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Buruh Lintas Pabrik ( FBLP ), Jumisih membalas surat
terbuka yang disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker ) Ida Fauziyah .
" Hari ini, 6 Oktober 2020 saya mulai hari dengan nafas panjang dan berat. Saya pikir bukan
hanya saya, namun juga kawan-kawan saya, yang ada di pabrik-pabrik, di jalan-jalan, di industri
manufaktur dan non manufaktur seluruh Indonesia ," tutur Jumisih .
Ia melanjutkan bahwa, aksi para buruh dan pekerja untuk turun ke jalan tidak lain akibat beban
hidup yang akan menekan mereka setelah Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja
(Ciptaker) disahkan menjadi Undang-Undang (UU) oleh pemerintah.
Ia pun menuturkan bahwa para buruh memberikan penolakan dengan segenap energi yang
dimiliki. Namun, sayangnya RUU tersebut tetap disahkan oleh pemerintah.
" Apa yang saya pikirkan bu Menaker ? Ini akan menjadi titik balik, di mana sejarah kegelapan
dunia kerja akan semakin pekat, " ujar Jumisih masih melalui balasan surat tersebut.
" Saya berkata seperti ini, karena saya pernah menikmati masa di mana saya bekerja 3 bulan
dan langsung menjadi pekerja tetap ," tuturnya, sebagaimana diberitakan Pikiranrakyat-
bekasi.com dalam artikel, " Balas Surat Terbuka Menaker Ida, Jumisih: Sejarah Kegelapan
Dunia Kerja Akan Semakin Pekat Bu! " .
Jumisih pun membahas mengenai keberadaan UU Cipta Kerja yang tidak memberikan
kesempatan lebih baik untuk para buruh.
Sistem kontrak kerja dan outsourcing yang menggurita akan terus menggelayuti semua buruh
di Indonesia, bahkan untuk angkatan kerja baru.
Jumisih menilai bahwa batas waktu tidak lagi menjadi ukuran kapan buruh bisa di kontrak, atau
jenis pekerjaan apa yang biasa outsourcing.
" Apa yang sedang kita wariskan untuk generasi kita Bu Menaker ? Perbudakan. Ya, perbudakan
di negeri kita tercinta, karena memburuknya jaminan kepastian kerja, " tuturnya.
597

