Page 650 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 650

Adapun pertimbangan  judicial review  tersebut berangkat dari adanya deretan pasal-pasal yang
              mengurangi  hak  pekerja.  Misalnya,  penghapusan  aturan  mengenai  jangka  waktu  perjanjian
              waktu kerja tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak.

              Pertimbangan lainnya, antara lain, karena pemerintah dan DPR tidak melibatkan peran publik
              selama proses pembahasan RUU Cipta Kerja dilakukan.

              Sunarno  mengatakan  pihaknya  masih  akan  memaksimalkan  aksi  mogok  nasional  buruh  di
              sejumlah  daerah  yang  akan  digelar  selama  tiga  hari  mulai  hari  ini  hingga  Kamis  (8/10)
              mendatang.

              Aksi  puncaknya  akan  digelar  di  depan  Istana  Presiden,  Jakarta,  bersama  sejumlah  elemen
              masyarakat lain, seperti organisasi mahasiswa, dan gerakan masyarakat secara umum. Aksi hari
              Kamis  (8/10)  lusa  akan  meminta  Presiden  Joko  Widodo  menerbitkan  Peraturan  Pemerintah
              Pengganti Undang-Undang (Perppu) pencabutan UU Ciptaker.

              Sunarno menyebut, lokasi aksi itu pindah dari semula di depan kompleks DPR/MPR menyusul
              rapat paripurna yang dimajukan. Dia memperkirakan aksi akan diikuti oleh setidaknya 20 ribu
              massa aksi gabungan.

              Ketua  Umum  Federasi  Serikat  Pekerja  Tekstil  Sandang  dan  Kulit  Serikat  Pekerja  Seluruh
              Indonesia Roy Jinto, juga mengatakan upaya hukum akan ditempuh organisasi buruh. Serikat
              Buruh,  katanya,  akan  melakukan  F    ocus  Group  Discussion  (FGD)    terlebih  dahulu  untuk
              merumuskan pasal-pasal dalam UU yang akan dilaporkan ke MK.

















































                                                           649
   645   646   647   648   649   650   651   652   653   654   655