Page 708 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 708
Judul UU Cipta Kerja Sudah Sah, Karyawan Jangan Ngarep Dapat Jatah Libur
Panjang
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/187852/34/uu-cipta-kerja-sudah-
sah-karyawan-jangan-ngarep-dapat-jatah-libur-panjang-1601986214
Jurnalis Suparjo Ramalan
Tanggal 2020-10-06 19:40:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
Ringkasan
Omnibus law atau Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang baru saja disahkan DPR
memangkas waktu libur kerja para karyawan atau buruh . Di mana, perusahaan hanya
memberikan waktu libur satu hari dalam enam hari kerja.
"Pekerja wajib diberikan waktu istirahat mingguan selama satu hari untuk enam hari kerja dalam
satu minggu," tulis Pasal 79 ayat (2) dalan beleid tersebut dikutip pada, Selasa (6/10/2020).
UU CIPTA KERJA SUDAH SAH, KARYAWAN JANGAN NGAREP DAPAT JATAH LIBUR
PANJANG
JAKARTA - Omnibus law atau Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang baru saja
disahkan DPR memangkas waktu libur kerja para karyawan atau buruh . Di mana, perusahaan
hanya memberikan waktu libur satu hari dalam enam hari kerja.
"Pekerja wajib diberikan waktu istirahat mingguan selama satu hari untuk enam hari kerja dalam
satu minggu," tulis Pasal 79 ayat (2) dalan beleid tersebut dikutip pada, Selasa (6/10/2020).
Belid Cipta Kerja ini tentu mengubah aturan Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
yang sudah ada. Di mana, pekerja wajib diberikan waktu istirahat mingguan satu hari untuk
enam hari kerja dalam satu minggu atau dua hari untuk lima hari kerja dalam satu minggu.
Bahkan, perusahaan harus mempekerjakan buruh atau karyawan pada hari libur resmi, maka
perusahaan diwajibkan membayar upah kerja lembur.
"Pengusaha dapat mempekerjakan pekerja/buruh untuk bekerja pada hari-hari libur resmi
apabila jenis dan sifat pekerjaan tersebut harus dilaksanakan atau dijalankan secara terus
707

