Page 750 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 750
Judul Demo Buruh Tolak Omnibus Law Usai, Jalan Serang-Jakarta Kembali
Kondusif
Nama Media liputan6.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.liputan6.com/news/read/4375445/demo-buruh-tolak-
omnibus-law-usai-jalan-serang-jakarta-kembali-kondusif
Jurnalis Muhammad Radityo Priyasmoro
Tanggal 2020-10-06 17:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Mariyono (Kapolres Serang) Mereka tadi beraksi menolak UU Omnibus Law. Aksi
berjalan dengan damai dan selesai pada pukul 14.30 WIB
positive - Mariyono (Kapolres Serang) Tapi kami tetap melakukan antisipasi hingga dua hari ke
depan
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Rumusan klaster ketenagakerjaan yang ada
dalam RUU Cipta Kerja saat ini merupakan intisari dari hasil kajian pakar/ahli, focus group
discussion (FGD), Rembug Tripartit (pemerintah, pekerja/buruh dan pengusaha) yang sejak lama
dilakukan atas beberapa materi ketenagakerjaan yang krusial
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dalam pertemuan tersebut, pemerintah
banyak menerima masukan dari serikat pekerja/serikat buruh. Dengan proses yang telah
dijalankan ini, pemerintah telah dengan seksama menyerap berbagai aspirasi, khususnya dari
unsur pekerja/buruh
Ringkasan
Kapolres Serang AKBP Mariyono menyatakan akses jalan nasional Serang-Jakarta, telah kembali
kondusif. Hal ini terjadi, usai demo ribuan buruh dari PT Nikolas Gemilang dan dari Serikat
Pekerja Nasional (SPN) selesai.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, menegaskan pembahasan RUU Cipta Kerja telah
dijalankan secara Tripartit dan sesuai dengan kesepakatan antar pihak yang terkait. Menurutnya
Pemerintah menegaskan bahwa proses penyusunan RUU Cipta Kerja sejatinya telah melibatkan
partisipasi publik, baik unsur pekerja/buruh yang diwakili serikat pekerja/serikat buruh,
pengusaha, kementerian/lembaga, praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi serta lembaga
lainnya, seperti International Labour Organization (ILO).
749

