Page 751 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 751

DEMO BURUH TOLAK OMNIBUS LAW USAI, JALAN SERANG-JAKARTA KEMBALI
              KONDUSIF

              Kapolres Serang AKBP Mariyono menyatakan akses jalan nasional Serang-Jakarta, telah kembali
              kondusif. Hal ini terjadi, usai  demo  ribuan buruh dari PT Nikolas Gemilang dan dari Serikat
              Pekerja Nasional (SPN) selesai.

              "Mereka tadi beraksi menolak UU Omnibus Law. Aksi berjalan dengan damai dan selesai pada
              pukul 14.30 WIB," kata Mariyono dalam keterangannya, Selasa (6/10/2020).

              Mariyono mengungkap, blokade jalan oleh massa  demo  terjadi mulai pukul 12 sampai pukul
              14.00 siang. Saat ini dia memastikan semua sudah terkondisikan.

              "Tapi kami tetap melakukan antisipasi hingga dua hari ke depan," jelas dia.

              Menurut dia, ada tiga sektor fokus utama, pertama adalah di Modern Cikande, kedua di pintu
              Tol Cikande dan Ciujung yang merupakan akses ke Tol Tangerang-Merak. Ketiga di Simpang
              Asem.

              "Personel  diturunkan  amankan    demo    sebanyak  298  di  sepanjang  jalan  Serang-Jakarta,  di
              kawasan industri Serang," dia menandasi.
              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah,  menegaskan  pembahasan  RUU  Cipta  Kerja  telah
              dijalankan secara Tripartit dan sesuai dengan kesepakatan antar pihak yang terkait.

              "Rumusan klaster ketenagakerjaan yang ada dalam RUU Cipta Kerja saat ini merupakan intisari
              dari  hasil  kajian  pakar/ahli,  focus  group  discussion  (FGD),  Rembug  Tripartit  (pemerintah,
              pekerja/buruh dan pengusaha) yang sejak lama dilakukan atas beberapa materi ketenagakerjaan
              yang krusial," kata Ida dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

              Menurutnya Pemerintah menegaskan bahwa proses penyusunan RUU Cipta Kerja sejatinya telah
              melibatkan  partisipasi  publik,  baik  unsur  pekerja/buruh  yang  diwakili  serikat  pekerja/serikat
              buruh,  pengusaha,  kementerian/lembaga,  praktisi  dan  akademisi  dari  perguruan  tinggi  serta
              lembaga lainnya, seperti International Labour Organization (ILO).

              Bahkan pada saat RUU Cipta Kerja telah masuk dalam tahap pembahasan di DPR. Sesuai arahan
              presiden  pada  tanggal  24  April  2020,  Pemerintah  melakukan  kembali  pendalaman  rumusan
              klaster ketenagakerjaan yang melibatkan pengusaha (APINDO) dengan perwakilan Konfederasi
              Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

              "Dalam pertemuan tersebut, pemerintah banyak menerima masukan dari serikat pekerja/serikat
              buruh. Dengan proses yang telah dijalankan ini, pemerintah telah dengan seksama menyerap
              berbagai aspirasi, khususnya dari unsur pekerja/buruh," ujarnya.

















                                                           750
   746   747   748   749   750   751   752   753   754   755   756