Page 767 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 767
Judul Ricuh Unras Omnibus Law, Bandung Kembali Kondusif
Nama Media indopos.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://indopos.co.id/read/2020/10/07/256479/ricuh-unras-omnibus-
law-bandung-kembali-kondusif/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-06 17:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Aksi unjuk rasa tolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Bandung sempat berujung
ricuh. Massa merangsek masuk ke dalam Gedung DPRD Jabar hingga merusak mobil polisi.
RICUH UNRAS OMNIBUS LAW, BANDUNG KEMBALI KONDUSIF
- Aksi unjuk rasa tolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Bandung sempat berujung
ricuh. Massa merangsek masuk ke dalam Gedung DPRD Jabar hingga merusak mobil polisi.
Namun, polisi berhasil membubarkan massa. Awalnya pendemo mengepung Gedung DPRD Jabar
yang berada di Jalan Diponegoro pada Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 17.30 WIB. Massa
sempat menduduki fly over Pasopati hingga membuat arus lalu lintas lumpuh.
Rabu, 7 Oktober 2020 - 01:10 Seperti ketahui, sejak Selasa (6/10/2020) sore, massa aksi yang
didominasi mahasiswa ini berunjuk rasa di depan gedung DPRD Jabar.
Massa sempat mendorong-dorong pagar DPRD Jabar. Massa sempat melempar sejumlah benda
ke arah polisi yang berjaga. Bahkan terlihat seperti bom molotov yang mengeluarkan api ke arah
polisi.
Selasa, 6 Oktober 2020 - 23:52 Massa kemudian berhamburan saat gas air mata dikeluarkan.
Massa berhamburan ke sejumlah arah.
Bahkan mobil polisi yang terparkir jauh dari Gedung DPRD Jabar pun menjadi korban perusakan.
Kaca depan kanan dan kiri hancur. Bahkan berdasarkan pantauan, beberapa massa naik sampai
ke kap dan atap mobil.
Jumat, 18 September 2020 - 23:30 Mobil pengurai massa sempat dikerahkan dengan
menembakan water canon dan gas air mata ke arah kerumunan massa. Sebagian massa sempat
melakukan perlawanan dengan melempar batu ke arah petugas.
Massa akhirnya mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.45 WIB usai satu jam ketegangan
terjadi.
766

