Page 105 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 105
"Jadi perlu kami sampaikan data yang diterima tanggal 16 terkait kematian dan juga
tanggal 23 proses pelarungan itu berdasarkan dokumen yang kami terima dari PT
MTB.
PT MTB diketahui membuat surat keterangan kematian pada tanggal 23 Januari
2020 kepada pihak yang terkait dan ditembuskan kepada Kemlu RI, Kementerian
Ketenagakerjaan dan juga BNP2TKI.
Namun, Judha menyebut surat keterangan tersebut tidak pernah dikirimkan ke
kementerian maupun lembaga yang disebutkan.
"Kami sudah melakukan pengecekan ternyata surat tersebut tidak pernah
dikirimkan, baik itu melalui Kemlu, Kemenaker, maupun kepada BNP2TKI. Kemlu
baru menerima informasi mengenai peristiwa pada tanggal 8 Mei 2020," lanjutnya.
Kemlu RI juga melakukan koordinasi dengan KBRI yang ada di Nairobi. Berdasarkan
keterangan yang di dapat dari otoritas setempat dan sampai saat ini tidak ada
informasi mengenai peristiwa kejadian tersebut.
"Jadi peristiwa tersebut tidak diketahui oleh otoritas setempat," ujar Judha.
Diketahui PT MTB yang memberangkatkan para ABK WNI di kapal tersebut tidak
tercatat memiliki izin untuk menempatkan ABK Indonesia di luar negeri.
Saat ini pemerintah Indonesia tengah berupaya mengejar Kapal Liquing Tian Yu 623
dan berkoordinasi dengan KBRI Singapura kita untuk mencegah perlintasan kapal
tersebut.
"Terakhir kami juga berkoordinasi dengan KBRI kita yang ada di Beijing, dalam hal
ini KBRI kita yang ada di Beijing telah mengirimkan nota diplomatik kepada kemlu
RRT untuk meminta penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa kematian tersebut
termasuk penyebab pelarungan," sambungnya..
Page 104 of 141.

