Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 106

Title          KEMLU JELASKAN KRONOLOGI PELARUNGAN JENAZAH ABK WNI DI SOMALIA
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      20 Mei 2020
                              https://www.suara.com/news/2020/05/20/155404/kemlu-jelaskan-kronologi-
               Page/URL
                              pelarungan-jenazah-abk-wni-di-somalia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Kementerian Luar Negeri menjelaskan kronologi kasus anak buah kapal (  ABK  )
               Indonesia yang meninggal dunia kemudian dilarung di perairan Somalia.


               Kasus ini mengemuka setelah video yang memperlihatkan peristiwa pelarungan
               jenazah ABK bernama  Herdianto  tersebut, beredar di media sosial dan kemudian
               ditelusuri oleh Kemlu bersama kementerian/lembaga terkait.

               Menurut Direktur Perlindungan  WNI  dan BHI Kemlu Judha Nugraha, ABK kapal Lu
               Qing Yuan Yu 623 itu meninggal dunia pada 16 Januari 2020 dan kemudian
               jenazahnya dilarung di perairan Somalia pada 23 Januari 2020.

               "Pada saat dicoba dibangunkan oleh sesama ABK WNI, almarhum diketahui sudah
               meninggal dunia. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian,"
               kata Judha dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Rabu (20/5/2020).

               Herdianto diduga adalah korban perbudakan dan penganiayaan di kapal berbendera
               China tersebut.


               Dalam unggahan video yang beredar di Facebook, dijelaskan bahwa meskipun sakit
               dia tetap dipaksa bekerja hingga kakinya lumpuh, sampai akhirnya meninggal dunia.


               Guna merespons kasus ini, Kemlu segera berkoordinasi dengan KBRI Nairobi, yang
               wilayah akreditasinya meliputi Somalia, untuk meminta informasi dari otoritas
               setempat mengenai pelarungan jenazah ABK.


               "Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai peristiwa tersebut. Jadi peristiwa
               tersebut tidak diketahui oleh otoritas Somalia," kata Judha.


               Kemlu melalui KBRI Beijing juga telah mengirim nota diplomatik kepada Kemlu
               China untuk meminta penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa kematian
               Herdianto, termasuk peristiwa pelarungan, penyebab pelarungan, dan meminta agar
               ada penyelidikan mengenai kondisi ABK lain di atas kapal.

               Selanjutnya, Kemlu telah mengadakan pertemuan dengan kementerian/lembaga
               terkait dan mengundang ahli waris keluarga serta perwakilan PT Mandiri Tunggal
               Bahari (MTB) yang merupakan agen yang mengurus penempatan kerja almarhum di
               luar negeri.






                                                      Page 105 of 141.
   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111