Page 27 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 27

JOKOWI DORONG SWASTA BAYAR THR

              Presiden Joko Widodo mendorong agar pihak swasta segera memberikan tunjangan hari raya
              (THR) ke karyawan. Hal ini Jokowi sampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara,
              Jakarta, Rabu (7/4).

              Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer Effendi menilai
              pembayaran THR bagi karyawan bisa menciptakan dampak lanjutan (multiplier effect) kepada
              perekonomian.  Pembayaran  THR  itu  dapat  menjadi  stimulus  untuk  menggerakkan  roda
              perekonomian di kalangan menengah ke bawah, khususnya para pedagang kecil.

              "Ini bisa meningkatkan daya beli masyarakat jelang lebaran. Kalau kita dalam keadaan krisis
              ekonomi, perbanyaklah uang berputar di level bawah. Dengan demikian akan terjadi perputaran
              uang," ujar Tadjuddin dikutip Kompas.com dari Antara, Rabu (7/4).

              Menurut dia, pembayaran THR kepada sekitar 15-16 juta angkatan kerja di pekerja industri dapat
              memperkuat daya beli masyarakat dan meningkatkan kinerja konsumsi rumah tangga dalam
              jangka pendek.

              Tadjuddin  mengkhawatirkan,  jika  THR  tidak  dibayar  penuh  kepada  karyawan,  maka  akan
              menimbulkan gelombang protes dari kalangan buruh. Kondisi itu dapat berpengaruh terhadap
              daya beli masyarakat rendah dan menurunnya produksi.

              "Kalau menjelang lebaran buruh tidak terima THR, mereka protes kemudian demo, produksi
              perusahaan  juga  menurun.  Perusahaan  sudah  dibantu  pemerintah,  sekarang  bantu
              kaiyawannya," ujar dia.

              Rp 215 triliun

              Pesan Presiden Jokowi agar perusahaan swasta membayar THR diungkap dalam sidang kabinet.
              Rabu siang.

              "Tadi disampaikan bahwa sudah waktunya pihak swasta untuk memberikan THR karena berbagai
              kegiatan sudah diberikan," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto selepas
              sidang kabinet.

              Airlangga mengatakan, dalam sidang kabinet, Jokowi menginstruksikan supaya pertumbuhan
              ekonomi dan penanganan pandemi Covid-19 beijalan beriringan.

              Untuk itu, hal-hal yang mampu meningkatkan permintaan (demand) dan konsumsi harus terus
              dilanjutkan. Upaya ini diwujudkan salah satunya melalui pemberian THR.

              "Salah  satu  untuk  mendorong  konsumsi  menjelang  lebaran  adalah  pemberian  THR  kepada
              karyawan," ujar Airlangga.

              "Pembayaran THR, estimasi daripada anggaran yang bisa masuk ke pasar adalah 215 triliun
              (rupiah)," kata dia.

              Airlangga menambahkan, konsumsi didorong melalui penyaluran bantuan sosial kepada 20 juta
              keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan itu antara lain berupa beras sebesar 10 kilogram
              kepada setiap KPM.

              "Sembako Juni dicairkan awal Mei, jadi dipercepat," kata Airlangga.

              Pemerintah juga mendorong hari pelaksanaaan belanja nasional pada H-10 dan H-5 Lebaran.
              (Kompas.com)


                                                           26
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32