Page 23 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 23
Judul Dewan Pertimbangan Kadin Jakarta: Tak Elok jika Pengusaha Dipaksa
Bayar THR Masih Kondisi Pandemi
Nama Media kompas.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://megapolitan.kompas.com/read/2021/04/08/06175821/dewan-
pertimbangan-kadin-jakarta-tak-elok-jika-pengusaha-dipaksa-bayar
Jurnalis Singgih Wiryono
Tanggal 2021-04-08 06:17:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) DKI Jakarta) Tidak elok jika (para pengusaha) dipaksa membayar THR
negative - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) DKI Jakarta) Belum ada perubahan karena pemerintah masih menerapkan pembatasan-
pembatasan sehingga pergerakan masyarakat sebagai konsumen masih belum leluasa
negative - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) DKI Jakarta) Karena memang daya beli masyarakat kita masih rendah yang dibuktikan
dengan pertumbuhan ekonomi yang masih terkontraksi minus
positive - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) DKI Jakarta) Jika cashflow -nya sudah normal dan memungkinkan pasti akan dibayarkan.
Dalam kondisi seperti ini sangat dibutuhkan pengertian mendalam dari teman-teman serikat
pekerja
neutral - Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia) Ini tadi
disampaikan bahwa sudah waktunya pihak swasta untuk memberikan THR karena berbagai
kegiatan sudah diberikan
Ringkasan
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman
Simanjorang menilai pemerintah tak elok jika memaksa para pengusaha membayar tunjangan
hari raya (THR) Lebaran di masa krisis pandemi Covid-19. Dia menilai, indikator ekonomi di
Jakarta bisa dilihat, pertumbuhan ekonomi masih di angka minus dan kondisi dunia usaha masih
tertekan dan dalam proses pemulihan. "Tidak elok jika (para pengusaha) dipaksa membayar
THR," kata Sarman melalui pesan singkat, Rabu (7/4/2021).
22

