Page 40 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 40

Judul               Katup Pengaman Pandemi
                Nama Media          Republika
                Newstrend           Dampak Virus Corona dalam Ketenagakerjaan
                Halaman/URL         Pg13
                Jurnalis            *
                Tanggal             2021-04-08 05:00:00
                Ukuran              565x332mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 423.750.000

                News Value          Rp 2.118.750.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif


              Ringkasan

              Setelah  setahun  berlalu,  Indonesia  masih  jauh  dari  berhasil  dalam  mengendalikan  pandemi.
              Seiring penyebaran wabah yang masih belum terkendali, kerusakan ekonomi yang ditimbulkan
              Covid-19  adalah  luas.  Kerusakan  ekonomi  skala-besar  telah  memukul  hampir  seluruh  sektor
              ekonomi secara keras dan menghempaskan jutaan pelaku ekonomi dalam waktu singkat. Per
              Agustus  2020,  sekitar  6  bulan  pasca  wabah  melanda,  dunia  usaha  mengalami  disrupsi  yang
              ekstrim akibat pandemi. Kebijakan containment dan jatuhnya mobilitas masyarakat, memukul
              dunia usaha secara signifikan melalui jatuhnya permintaan, terhambatnya operasional usaha,
              sulitnya memperoleh bahan baku, terhambatnya produksi hingga ketiadaan permodalan.



              KATUP PENGAMAN PANDEMI

              Setelah  setahun  berlalu,  Indonesia  masih  jauh  dari  berhasil  dalam  mengendalikan  pandemi.
              Seiring penyebaran wabah yang masih belum terkendali, kerusakan ekonomi yang ditimbulkan
              Covid-19  adalah  luas.  Kerusakan  ekonomi  skala-besar  telah  memukul  hampir  seluruh  sektor
              ekonomi secara keras, dan menghempaskan jutaan pelaku ekonomi dalam waktu singkat.

              Per Agustus 2020, sekitar 6 bulan pasca wabah melanda, dunia usaha mengalami disrupsi yang
              ekstrim akibat pandemi. Kebijakan containment dan jatuhnya mobilitas masyarakat, memukul
              dunia usaha secara signifikan melalui jatuhnya permintaan, terhambatnya operasional usaha,
              sulitnya memperoleh bahan baku, terhambatnya produksi hingga ketiadaan permodalan.

              Sepanjang Agustus 2019 - Agustus 2020, sektor ekonomi modern mengalami kejatuhan yang
              dalam dimana jumlah tenaga kerja di sektor formal turun hingga 4,1 juta orang dan jumlah
              pekerja berstatus buruh/karyawan/pegawai turun hingga 4,8 juta orang. Langkanya lapangan
              kerja, telah memaksa penduduk melakukan apapun untuk bertahan hidup, terutama di sektor
              informal. Jumlah tenaga kerja di sektor informal bertambah hingga 6,6 juta orang dan pekerja
              berstatus pekerja keluarga/tidak dibayar melonjak hingga 3,9 juta orang.

              Seiring  jatuhnya  permintaan  masyarakat,  lesunya  bisnis  dan  perekonomian  yang  semakin
              bergerak  kesektor  informal  yang  bernilai  tambah  rendah,  kesejahteraan  pekerja  menurun.
              Tingkat upah pekerja turun dari rata-rata Rp 1,5 juta pada 2019 menjadi Rp 1,3 juta per bulan
              pada 2020, seiring turunnya jam kerja rata-rata dari 40,0 jam menjadi 34,6 jam. Bila pada 2019


                                                           39
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45