Page 43 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 43
LEWAT 4 PEDOMAN INI, KEMNAKER AKAN AKSELERASI POLTEKNAKER
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi meminta Politeknik
Ketenagakerjaan ( Polteknaker ) untuk terus memperbaiki kualitas.
Sebagai perguruan tinggi vokasional di bidang ketenagakerjaan, Sekjen Anwar meminta
Polteknaker fokus pada bidang pendidikan, riset, kerja sama dengan industri, lisensi produk
penelitian dan program kreativitas mahasiswa (PKM), serta penataan kampus.
"Polteknaker harus mampu mewujudkan super link and match dengan dunia usaha dan dunia
industri ( Dudi ), serta mampu menangani masalah relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia
kerja saat ini," tutur Anwar.
Hal tersebut disampaikan Anwar saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara Review
Kurikulum dan Silabus Politeknik Ketenagakerjaan Tahun 2021, di Jakarta, Rabu (24/3/2021).
Ia juga menyebutkan, terdapat empat poin penting yang harus dijadikan pedoman dasar bagi
Polteknaker dalam rangka akselerasi demi mewujudkan s uper link and match dengan Dudi.
Poin pertama, mengembangkan kurikulum pendidikan yang disusun dengan mempertimbangkan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang di masyarakat.
Poin kedua, meningkatkan sarana dan prasarana sarana yang memadai untuk mendukung
pelaksanaan penelitian di bidang industri. Ketiga, meningkatkan kualitas tenaga pengajar yang
harus bisa bersaing di dunia kerja.
Poin terakhir, memperbaiki program pendidikan yang mengarah pada kebutuhan industri dengan
tujuan terciptanya relevansi antara program pendidikan dengan kebutuhan industri.
Sekjen Anwar menambahkan, selain keempat poin tersebut, Polteknakes juga membutuhkan
fleksibilitas terkait tenaga pengajar yang sewaktu-waktu dapat ditugaskan untuk bekerja di
bidang industri.
Dalam sambutan virtualnya, ia juga mengatakan, perubahan-perubahan yang dilakukan
Polteknaker dalam jangka pendek akan menciptakan efisiensi kurikulum, sumber daya manusia,
produk riset dan infrastruktur.
"Hal-hal yang merupakan target dan tujuan Polteknaker ke depan harus dikembangkan untuk
mencapai tujuan institusi sebagai perguruan tinggi vokasional dalam bidang ketenagakerjaan,"
ungkap Anwar.
Ia berharap, sinergi antara Polteknaker dengan Dudi dapat terus ditingkatkan sebagai
implementasi paradigma pendidikan yang bergerak dari supply driven menuju demand driven .
"Saya berharap melalui kegiatan ini, akan banyak perubahan dalam pengembangan kurikulum
dan silabus di Politeknik Ketenagakerjaan sehingga dapat sinergis dengan Dunia Usaha dan
Dunia Industri," ujar Anwar.
42

