Page 45 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 45

"Kami  berharap  kerja  sama  penempatan  PMI  ke  Jepang  dalam  program  IJEPA  dapat
              ditingkatkan, baik dalam penambahan kuota penempatan PMI sebagai nurse dan careworker,
              maupun dalam perluasan sektor penempatan PMI di bawah program IJEPA," ujar Ida dalam
              keterangan resmi.

              Ida  memastikan  pemerintah  Indonesia  siap  menyusun  Standard  Operating  Procedure  (SOP)
              untuk proses penempatan kerja dan magang TKI di Jepang di masa pandemi. Misalnya, terkait
              kewajiban  tes  PCR  sebelum  berpergian,  monitoring,  hingga  evaluasi  penempatan  selama
              pandemi.

              Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji turut menyambut baik keinginan Ida. Apalagi,
              menurutnya,  reputasi  TKI  sangat  baik  di  Jepang,  sehingga  keinginan  ini  tentu  bisa
              dipertimbangkan ke depan.

              "Pembahasan ini akan kami bawa ke Tokyo sebagai laporan," kata Kenji.

              Berdasarkan data Kemnaker, tercatat ada 3.080 TKI yang bekerja sebagai perawat dan pekerja
              bidang kesehatan di Jepang melalui program IJEPA dalam 13 tahun terakhir. Sekitar 716 orang
              di antaranya menyandang sertifikat resmi dari Jepang.

              Sementara di program SSW, setidaknya ada 1.514 TKI yang bekerja di Jepang per 31 Desember
              2020. Namun, jumlah ini masih di bawah target pemerintah, di mana harapannya jumlah TKI
              yang bekerja di Jepang melalui program ini mencapai 6.900 TKI atau 20 persen dari kuota 345
              ribu pekerja untuk semua negara.

              Untuk program magang, Ida mencatat ada sekitar 2.287 TKI yang siap berangkat bila mendapat
              izin dan visa.










































                                                           44
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50