Page 198 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 MARET 2021
P. 198

Judul               Catat, Upah Per Jam Hanya untuk Pekerja Paruh Waktu
                Nama Media          viva.co.id
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1352478-catat-upah-per-jam-
                                    hanya-untuk-pekerja-paruh-waktu
                Jurnalis            Fikri Halim
                Tanggal             2021-03-02 12:12:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              negative - Dinar Titus Jogaswitani (Ditjen PHI JSK Kementerian Ketenagakerjaan) Jadi upah per
              jam ini memang hanya diperuntukkan bagi pekerja yang bekerja paruh waktu di mana data dari
              bps kurang dari 35 jam seminggu atau kurang dari 7 jam dalam satu hari



              Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (  Kemnaker  )  mengingatkan  kepada  para  pengusaha  bahwa
              sistem perhitungan upah per jam hanya bagi para pekerja atau buruh tertentu. Upah dengan
              sistem ini ditegaskan bisa digunakan bagi pekerja yang berstatus pekerja paruh waktu .

              Direktur Pengupahan Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani mengatakan hal ini juga telah dijelaskan
              dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 yang merupakan turunan UU Cipta Kerja .
              Dalam aturan ini, besaran upah per jam hanya diperuntukkan bagi pekerja paruh waktu.



              CATAT, UPAH PER JAM HANYA UNTUK PEKERJA PARUH WAKTU
              Kementerian  Ketenagakerjaan  (  Kemnaker  )  mengingatkan  kepada  para  pengusaha  bahwa
              sistem perhitungan upah per jam hanya bagi para pekerja atau buruh tertentu. Upah dengan
              sistem ini ditegaskan bisa digunakan bagi pekerja yang berstatus pekerja paruh waktu .

              Direktur Pengupahan Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani mengatakan hal ini juga telah dijelaskan
              dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 yang merupakan turunan UU Cipta Kerja .
              Dalam aturan ini, besaran upah per jam hanya diperuntukkan bagi pekerja paruh waktu.

              "Jadi upah per jam ini memang hanya diperuntukkan bagi pekerja yang bekerja paruh waktu di
              mana data dari bps kurang dari 35 jam seminggu atau kurang dari 7 jam dalam satu hari," tegas
              dia secara virtual, Selasa, 2 Maret 2021.





                                                           197
   193   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203