Page 49 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 JULI 2020
P. 49
Judul Disnaker DKI: Tes Massal COVID-19 di Perkantoran Jadi Tanggung
Jawab Perusahaan
Nama Media aktual.com
Newstrend Rapid Test Virus Corona
Halaman/URL https://aktual.com/disnaker-dki-tes-massal-covid-19-di-perkantoran-
jadi-tanggung-jawab-perusahaan/
Jurnalis Asad Syamsul Abidin
Tanggal 2020-07-29 23:59:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Andri Yansah (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta) Disnaker
tidak mempunyai anggaran untuk melakukan tes masif terhadap perusahaan-perusahaan
tersebut, tidak ada, karenanya dalam melakukan tes cepat terhadap semua pekerja itu dibiayai
oleh perusahaan itu sendiri
negative - Andri Yansah (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta)
Ketentuannya kita tetap berharap tes itu dilakukan oleh perusahaan tersebut. Apabila
perusahaan itu tidak mampu, mungkin saya akan fasilitasi dengan Dinkes. Sebenarnya kita
harus fasilitasi tetapi kita bisa melihat itu perusahannya mampu atau tidak. Jadi, itu kewajiban
perusahaan untuk membiayai karyawannya yang sakit
neutral - Andri Yansah (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta) Supaya tidak
terjadi seperti itu, lebih baik disiplin dan taat pada ketentuan
Ringkasan
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta menyatakan tes masal COVID-19, baik itu tes
cepat (rapid test) maupun PCR di perkantoran, menjadi tanggung jawab dari perusahaan-
perusahaan itu sendiri karena pihaknya tidak menyiapkan anggaran untuk itu.
DISNAKER DKI: TES MASSAL COVID-19 DI PERKANTORAN JADI TANGGUNG
JAWAB PERUSAHAAN
Jakarta - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta menyatakan tes masal COVID-19,
baik itu tes cepat (rapid test) maupun PCR di perkantoran, menjadi tanggung jawab dari
perusahaan-perusahaan itu sendiri karena pihaknya tidak menyiapkan anggaran untuk itu.
"Disnaker tidak mempunyai anggaran untuk melakukan tes masif terhadap perusahaan-
perusahaan tersebut, tidak ada, karenanya dalam melakukan tes cepat terhadap semua pekerja
48

