Page 339 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 339

Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan  dan  Transmigrasi  (Disnakertrans)  DKI  Andriyansyah  mengaku
              telah  menginstruksikan  kepada  seluruh  Kepala  Suku  Dinas  (Sudin)  untuk  mendirikan  posko
              pengawasan  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  di  wilayahnya.  Keenam  posko  ini  nantinya  akan
              mengawasi dan menerima aduan mengenai pembayaran THR kepada pegawai.

              "Kepada sudin-sudin untuk buat posko pengawasan THR. Kan kemarin sudah dibuat kementerian
              di tingkat nasional, sekarang di tingkat daerah sampai dengan tingkat sudin," kata Andriyansyah
              di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  mewajibkan  pembayaran  THR  dilakukan  secara
              penuh  pada  H-7  Lebaran.  Kewajiban  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja
              atau Buruh di Perusahaan.

              Setelah  mendirikan  posko  tersebut,  Disnakertrans  DKI  segera  melakukan  sosialisasi  segala
              ketentuan  terkait  THR  kepada  perusahaan  maupun  organisasi  seperti  Kamar  Dagang  dan
              Industri  (KADIN)  serta  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (APINDO).  "Kami  sosialisasikan  terkait
              masalah  edaran  Kemenaker,  dan  yang  saya  kuatkan  edaran  dari  kami  bahwa  melakukan
              pembayaran THR tepat waktu dan tidak dicicil," ucapnya.

              Kendati  demikian,  Andriyansyah  mengatakan  Pemprov  DKI  bisa  saja  menerapkan  kebijakan
              asimetris sama seperti menerapkan penentuan upah minimum provinsi atau UMP tahun 2021,
              yakni memberikan kelonggaran kepada perusahaan yang kondisi ekonominya masih terdampak
              pandemi COVID-19.

              Perusahaan tersebut wajib melaporkan jika terkena dampak pandemi dan tidak bisa membayar
              THR seperti yang ditentukan pemerintah. Namun, Andri menegaskan untuk besaran THR tidak
              bisa diganggu gugat. "Jadi tetap bahwa edarannya mengatakan semua perusahaan di DKI bayar
              THR tepat waktu dan tidak dicicil. Pertanyaan tadi ya ajukan saja. Setelah ada ketetapan dari
              kementerian dan surat edaran kami sudah siap," pungkasnya.
































                                                           338
   334   335   336   337   338   339   340   341   342   343   344