Page 328 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 328
sebanyak 352 pengaduan untuk menjadi perhatian dinas ketenagakerjaan di 21 provinsi. Setelah
itu, prosesnya akan diteruskan setelah perayaan Idulfitri 2021. Ida mengatakan, direncanakan
akan ada rapat koordinasi dengan mengundang seluruh Kepala Dinas Ketenagakerjaan
Provinsi/Kabupaten/Kota dan tim Posko THR untuk melakukan evaluasi.
"Evaluasi mengenai perkembangan lebih lanjut penanganan pengaduan oleh daerah, dan
merumuskan rencana tindak lanjut dan rekomendasi pengenaan sanksi," katanya.
Kehadiran Posko THR 2021 disebut sebagai komitmen pemerintah, untuk menjaga situasi
ketenagakerjaan yang kondusif sebagai bagian untuk mempercepat pemulihan ekonomi
nasional. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, berdasarkan laporan posko THR
keagamaan, sejak 20 April hingga 12 Mei tercatat 2.897 laporan. Laporan tersebut terdiri dari
692 konsultasi tentang THR dan 2.205 pengaduan THR.
"Dari data tersebut setelah dilakukan verifiaksi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan
data, juga melihat adanya duplikasi aduan makanya diperoleh data aduan sebanyak 977 aduan,"
ujarnya, Jakarta, Rabu (12/5).
Ida mengatakan, ada 5 topik besar aduan THR tahun ini. Pertama adalah THR bagi pekerja yang
mengundurkan diri. Kedua, THR bagi pekerja yang selesai kontrak kerja. Ketiga, THR bagi
pekerja yang dirumahkan. Keempat, perhitungan THR bagi pekerja yang upahnya disesuaikan
pada masa pandemi. Serta kemudian yang terakhir paling besar diadukan adalah THR bagi
pekerja yang bersifat kemitraan, misalnya taksi online.
Sementara itu, keluhan aduan yang disampaikan masyarakat di antaranya adalah THR yang
dibayar dicicil, THR hanya diberikan sebanyak 50 persen. Lalu THR tidak penuh akibat
pemotongan gaji, kemudian jumlahnya tidak dibayarkan 1 bulan gaji. Teakhir, THR tidak dibayar
karena Covid-19.
"Atas pengaduan tersebut, pemerintah mengambil langkah verifikasi dan validasi data
berkoordinasi dengan disnaker setempat dan instansi terkait," kata Ida. Reporter: Anggun P.
Situmorang Sumber: Merdeka.com.
327

