Page 278 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 278

Judul               Telat Bayar THR, Pengusaha Disanksi Denda Lima Persen
                Nama Media          Radar Lombok
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         Pg3&4
                Jurnalis            Dir
                Tanggal             2021-05-08 11:41:00
                Ukuran              185x175mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 39.960.000

                News Value          Rp 199.800.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              negative  -  Hariadi  (Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Trasmigrasi  (Disnaker)  Kota  Mataram,)
              Mereka harus banyak THR, sekaligus denda, jika telat H-7 sebelum Idul Fitri

              negative - Hariadi (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnaker) Kota Mataram) Kita
              buka setiap hari, kalangan karyawan bisa mengadukan perusahan yang belum membayar THR.
              Sampai saat ini, daftar aduan perusahan masih nihil. Semua perusahan di Kota Mataram terus
              dipantau petugas

              negative - Herman (Wakil ketua Komisi I) Kita minta pengawasan lebih diperketat, karena banyak
              alasan perusahan tidak membayarkan kewajibanya



              Ringkasan

              Para pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawannya, sesuai
              dengan  aturan  yang  sudah  ditetapkan.  Kalangan  pengusaha  di  Kota  Mataram,  sejak  awal
              Ramadhan sudah diberikan warning terkait dengan kewajibannya tersebut. Kepala Dinas Tenaga
              Kerja dan Trasmigrasi (Disnaker) Kota Mataram, Hariadi mengatakan, semua perusahaan di Kota
              Mataram diwajibkan membayarkan tunjangan hari raya (THR) karyawan tahun ini.



              TELAT BAYAR THR, PENGUSAHA DISANKSI DENDA LIMA PERSEN

              Para pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawannya, sesuai
              dengan  aturan  yang  sudah  ditetapkan.  Kalangan  pengusaha  di  Kota  Mataram,  sejak  awal
              Ramadhan sudah diberikan warning terkait dengan kewajibannya tersebut.

              Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Trasmigrasi  (Disnaker)  Kota  Mataram,  Hariadi  mengatakan,
              semua  perusahaan  di  Kota  Mataram  diwajibkan  membayarkan  tunjangan  hari  raya  (THR)
              karyawan tahun ini.

              Para pemilik perusahaan yang nekat tidak membayarkan, maka dapat dikenai sanksi berupa
              denda  administratif,  atau  dikenakan  denda  sebanyak  5  persen.  "Mereka  harus  banyak  THR,
                                                           277
   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283