Page 41 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 41
PENJELASAN MENAKER SOAL TKA DATANG KE INDONESIA SAAT MOMEN
LARANGAN MUDIK
Jakarta Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah meminta agar publik melihat lebih objektif terkait
kedatangan para tenaga kerja asing (TKA) China ke Indonesia di saat larangan mudik lebaran
2021. Hal ini seiring dalam beberapa hari ini, para TKA berbondong-bondong tiba di Bandara
Soekarno-Hatta.
"Kita perlu melihat masalah tenaga kerja asing (TKA) secara lebih objektif tidak hanya terbatas
pada isu momen mudik lebaran saat ini," kata Ida kepada merdeka.com, Minggu (9/4/2021).
Dia mengklaim keberadaan TKA sejalan dengan arus investasi asing. Sehingga dapat mendorong
pertumbungan ekonomi dan memperluas kesempatan kerja.
"Salah satunya melalui agenda proyek strategis nasional (PSN)," imbuh dia.
Ida pun menyakini jumlah TKA China yang ada dalam satu perusahaan dipastikan tidak akan
melebihi pekerja Indonesia atau lokal. Sebab kata dia, pemerintah dalam memberikan izin
menggunakan TKA tetap memperhasikan penggunaan tenaga kerja lokal.
"Data menunjukkan rata-rata penggunaan TKA selama lima tahun terakhir (2016-2020)
mencapai 93 ribu orang. Jika dilihat jumlahnya sangat jauh dibandingkan angkatan kerja kita
yang bekerja, di mana data BPS terbaru per Februari 2021 mencapai 131 juta orang," bebernya.
Lebih dari itu, kata Ida, pengendalian TKA China juga dilakukan melalui pos-pos jabatan mana
saja yang dapat diisi oleh mereka. Dia mengatakan data menunjukkan bahwa jabatan TKA yang
masuk ke Indonesia sebanyak 65 persen berada di jabatan manager dan profesional.
"Pemerintah juga mewajibkan adanya transfer teknologi dan keahlian (knowledge) dari TKA ke
tenaga kerja lokal sehingga ke depan kita memiliki stok angkatan kerja yang lebih kompeten
untuk mampu mengisi demand tenaga kerja dari investasi PMA yang menggunakan teknologi-
teknologi baru," bebernya.
Reporter: Intan Umbari Prihatin Sumber: Merdeka.com Dirjen Imigrasi memberikan klarifikasi
lebih lanjut terkait viralnya kabar warga China yang masuk ke Indonesia melalui Bandara
Soekarno-Hatta. Mereka semua disebut bukan ingin liburan, melainkan bekerja.
Seluruh warga China yang masuk ke Indonesia itu juga dianggap sudah memenuhi aturan
keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi COVID-19 di Indonesia.
"Terkait kedatangan WNA ke Indonesia, kami sampaikan bahwa mereka yang datang telah
memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional,
bukan untuk tujuan wisata," ungkap Jhoni dalam pernyataan resmi, Jumat (7/5/2021).
Aturan yang dimaksud Jhoni yaitu Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020
tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dan Surat Edaran Nomor 8
Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona
Virus Disease 2019 (COVID-19).
Kedatangan para WNA dari China juga sudah diketahui Kementerian Kesehatan. Pemeriksaan
kesehatan dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes).
Imigrasi berkata pelarangan masih berlaku untuk WNA yang ingin datang dengan tujuan wisata.
Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta Visa On
Arrival (VOA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran COVID-19.
Berdasarkan data Johns Hopkins University, kasus COVID-19 di China berjumlah 102 ribu. Kasus
itu jauh di bawah Indonesia yang sudah tembus 1,7 juta.
40

