Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 52

memungkinkan  karena  pandemi.  sanksi  akan  sangat  memberatkan  bagi  pengusaha  yang
              berjuang untuk bertahan.
              "Kalau  nggak  ada  uangnya  untuk  THR.  masa  mau  dipak-sain?  Perusahaan  harus  selesaikan
              masalah itu dengan serikat pekerja atau bipartit. Mereka negoisasi sama serikat pekerjanya,"
              jelas Hariyadi.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan.  Kemen-terian  Ketenagakerjaan
              memperkuat  aspek  pengawasan  dan  penegakan  hukum  guna  memastikan  THR  dibayarkan
              kepada pekerja sesuai ketentuan.

              Ida  meminta  gubernur,  wali  kota  dan  bupati  turun  tangan  langsung  menyelesaikan  setiap
              pengaduan TI IR yang masuk ke Posko TI IR.

              Dia  juga  mengingatkan,  agar  tak  segan  memberikan  sanksi  sesuai  kewenangannya  bila
              ditemukan pelanggaran.

              Tercatat. Posko TI IR Keagamaan 2021 Kementerian Ketena-gakerjaan sudah menerima 1.569
              laporan selama periode 20 April-6 Mei 2021. Terdiri dari 670 konsultasi TI IR dan 899 pengaduan
              THR.

              Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan. Di antaranya ritel, jasa keuangan
              dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas, alat kesehatan, industri makanan dan minuman.

              Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menegaskan, pengusaha yang terlambat
              membayar THR keagamaan, wajib membayar denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus
              dibayar, sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar.

              Menurut Anwar. pengusaha yang tidak membayar THR dalam waktu yang ditentukan juga dapat
              dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

              "Sanksi  dapat  berupa  teguran  tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara
              sebagian atau seluruh alat produksi, serta pembekuan kegiatan usaha," jelasnya. kpj




































                                                           51
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57